Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dulu Belinya Miliaran, Kini Jadi "Barang Rongsokan", 16 Unit Mesin E-Parkir di Tabanan Kembali Dilelang karena Tak Diminati Warga

Juliadi Radar Bali • Kamis, 15 Januari 2026 | 08:04 WIB
SEKARANG JADI BARANG RONGSOK : Mesin parkir elektronik (e-parkir) kini kembali masuk meja lelang oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah (Bakueda). (juliadi)
SEKARANG JADI BARANG RONGSOK : Mesin parkir elektronik (e-parkir) kini kembali masuk meja lelang oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah (Bakueda). (juliadi)

 

Upaya digitalisasi parkir di Kabupaten Tabanan tampaknya harus menemui jalan buntu. Sebanyak 16 unit mesin parkir elektronik (e-parkir) kini kembali masuk meja lelang oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah (Bakueda) Tabanan setelah pada tahun sebelumnya gagal mendapatkan pembeli.

ADA belasan mesin yang sebelumnya terpasang di area strategis seperti Pasar Tabanan dan Pasar Kediri ini resmi dihapus dari daftar aset karena sudah tidak berfungsi.

Rendahnya minat masyarakat yang lebih nyaman bertransaksi tunai menjadi penyebab utama mesin-mesin canggih ini mangkrak dan kini statusnya hanya menjadi barang pajangan.

Plt Kepala Bakueda Tabanan, I Gede Urip Gunawan, mengakui proses lelang ulang sedang berjalan di awal tahun 2026 ini.

 "Kami berharap tahun ini ada calon pembeli yang berminat. Jika tiga kali dilelang tetap tidak laku, maka mesin-mesin ini akan dikategorikan sebagai barang rusak sesuai mekanisme aturan dan perda yang berlaku," ungkapnya.

Proyek e-parkir yang awalnya diharapkan meningkatkan transparansi retribusi kini justru menjadi beban aset daerah yang harus segera diselesaikan pelepasannya agar tidak terus membebani pembukuan daerah.

Dari data yang dirangkum Jawa Pos Radar Bali, total anggaran Proyek: Pemerintah Kabupaten Tabanan mengalokasikan dana sekitar Rp3 miliar pada tahun 2018 untuk menata sistem perparkiran, termasuk pengadaan mesin tersebut.

Harga Satuan Mesin: Setiap unit mesin e-parkir (tipe on-street) dilaporkan memiliki harga sekitar Rp122,5 juta. [*]

Editor : Hari Puspita
#pemkab tabanan #aset daerah #barang rongsokan #Parkir Digital #E Parkir