Kuota Penerima Bansos Sembako di Tabanan Naik Drastis Jadi 38 Ribu KPM, Ini Penyebabnya

Juliadi Radar Bali • Dipublikasikan Rabu, 1 April 2026 | 13:21 WIB
BERTAMBAH KUOTA PENERIMA: Penyaluran bantuan beras dan minyak goreng bagi keluarga penerima manfaat di Tabanan..(foto juliadi)
BERTAMBAH KUOTA PENERIMA: Penyaluran bantuan beras dan minyak goreng bagi keluarga penerima manfaat di Tabanan..(foto juliadi)

TABANAN, Radar Bali.id – Angin segar berembus bagi puluhan ribu keluarga kurang mampu di Kabupaten Tabanan. Pemerintah pusat memutuskan untuk menambah drastis jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan pangan untuk tahun 2026 ini.

Jika pada tahun 2025 lalu kuota penerima hanya menyentuh angka sekitar 20.000 KPM, pada tahun 2026 ini jumlahnya melonjak tajam menjadi 38.000 KPM.

Baca Juga: Ketua Dewan Klungkung Ingatkan Penerima Hibah Bansos Tak Main-main

Artinya, ada penambahan kuota baru sebanyak 18.000 keluarga di Tabanan yang berhak menikmati kucuran bantuan sosial berupa 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng ini.

Baca Juga: Cara Cek Penerima Bansos Lewat Aplikasi Cek Bansos 2026 Terbaru Pastikan Status Pencairan

Kepala Bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan serta Gizi Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Tabanan, I Gusti Agung Khrisna Kepakisan, menjelaskan bahwa program ini merupakan hajat langsung dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang disalurkan melalui Perum Bulog.

“Penambahan jumlah penerima sepenuhnya berasal dari data pusat berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Daerah hanya menerima dan menyalurkan sesuai data yang sudah ditetapkan,” ujar Khrisna, Senin (30/3/2026).

Ia menyebutkan bahwa bantuan yang akan segera mengucur ini dialokasikan untuk jatah bulan Februari dan Maret. Jika tidak ada aral melintang, bantuan dijadwalkan cair pada pertengahan April 2026 mendatang.

Ada hal yang berbeda pada skema pendistribusian tahun ini. Guna memastikan bantuan tepat sasaran dan meminimalisir celah penyimpangan, pihak desa kini dilibatkan secara aktif.

“Jika sebelumnya sepenuhnya ditangani pihak ketiga untuk pengangkutan dari gudang ke titik bagi, sekarang perangkat desa seperti kepala urusan (kaur) ikut turun tangan membantu untuk memastikan distribusi ini akurat dan transparan kepada masyarakat yang berhak,” tutupnya. [*]

 

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
kuota bantuan bansos tabanan bantuan sembako