Wajah pusat Kota Tabanan dipastikan segera berubah. Jalan Gajah Mada yang sarat nilai sejarah akan ditata ulang menjadi kawasan Heritage yang lebih estetik dan tertata mulai tahun 2026 ini.
KAWASAN perkotaan itu diharapkan bakal lebih ciamik, indah dipandang mata. Proyek ambisius ini telah masuk dalam Dokumen Pengesahan Anggaran (DPA).
Dengan total nilai mencapai Rp 60 miliar, yang dikerjakan satu paket dengan revitalisasi Terminal Pesiapan.
Rencana Perubahan Kawasan:
1. Pavingisasi: Penggantian permukaan jalan untuk memperkuat kesan klasik dan rapi.
2. Ikon Baru: Penataan ulang Patung Catur Muka sebagai simbol identitas kota.
3. Ramah Ekonomi: Penataan dilakukan tanpa menggusur pedagang (Pasar Senggol), melainkan meningkatkan nilai tambah kawasan agar lebih nyaman bagi pengunjung.
Baca Juga: Duh, Pedestrian di Jalan Gajah Mada, Denpasar, Rusak karena Ulah Pemilik Toko
Kepala Dinas PUPR Tabanan, I Gede Partana, menegaskan bahwa sosialisasi kepada tokoh adat dan pelaku usaha telah mulai dilakukan.
"Konsepnya terintegrasi. Kita ingin menghidupkan kembali pusat ekonomi Tabanan agar lebih rapi, nyaman, dan memiliki daya saing sebagai destinasi sejarah," jelas Partana.
Baca Juga: Festival Imlek Bersama, 1.200 Lampion Hiasi Jalan Gajah Mada Denpasar Jadi Kampung Tiongkok
Proses penataan saat ini tengah berjalan dan diharapkan mampu mengembalikan marwah Jalan Gajah Mada sebagai jantung aktivitas masyarakat Tabanan yang lebih modern namun tetap berakar pada sejarah.[*]
Editor : Hari Puspita