TABANAN, Radar Bali.id - Babak akhir seleksi calon Direktur Utama (Dirut) dan Dewan Pengawas (Dewas) Independen Perumda Sanjayaning Singasana memasuki fase krusial.
Tim Panitia Seleksi (Pansel) telah menggelar uji pemaparan makalah bisnis dan tes wawancara mendalam pada Kamis, 11 Juni 2026.
Baca Juga: Muncul 11 Pelamar, Enam Kandidat Bos Perumda Sanjayaning Singasana Kini Sudah Lolos Administrasi
Adu gagasan dan komitmen tersebut digedok langsung di Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana, Kantor Bupati Tabanan. Setidaknya ada enam calon tersisa yang unjuk gigi memaparkan visi mereka.
Baca Juga: Cari Pengganti Pasek Weda, Pemkab Tabanan Buka Seleksi Terbuka Dirut Sanjayaning Singasana
Untuk formasi calon Dirut, persaingan ketat terjadi antara I Gusti Made Arya Gunanta, 38, I Gusti Ngurah Agung Krishna Darmadi Artawan, 42, dan I Gusti Made Maha Putra, 45. Sementara untuk posisi calon Dewas, diisi oleh deretan figur muda yakni Kadek Surya Prasetya Wiguna, 35, I Kadek Yudhi Radityatama, 34, dan I Putu Bagus Rizaldi Pratama, 31.
Enam orang peserta ini sebelumnya telah menyisihkan lima peserta lainnya dari total 11 pendaftar dalam ujian Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) tahap awal, yang meliputi tes tulis dan seleksi administrasi. Komposisi enam besar ini tergolong menarik karena mengombinasikan kalangan profesional senior hingga pengusaha muda bertangan dingin.
Ketua Tim Penguji, I Gusti Agung Rai Dwipayana, 50, menjelaskan bahwa dalam sesi wawancara yang berlangsung hingga sore hari pukul 16.00 Wita tersebut, tim penguji menguliti habis rencana kerja dan program kerja konkret para calon. “Dari paparan sebelumnya, satu per satu kami dalami dalam sesi wawancara untuk kita nilai dan pertegas komitmennya dalam mengembangkan Perumda Sanjayaning Singasana ke depannya,” ucap Rai Dwipayana.
Menurutnya, seluruh calon menunjukkan kesiapan yang matang. Makalah yang dipaparkan kaya akan ide segar dan kreativitas pengembangan usaha. “Siapapun yang terpilih adalah putra terbaik Tabanan yang siap mengemban tugas dalam memajukan perumda sesuai dengan visi dan misi Bapak Bupati Tabanan,” jelasnya.
Di sisi lain, Sekretaris Pansel, I Nyoman Hari Sujana, 47, mengungkapkan tes wawancara ini merupakan muara dari seluruh rangkaian UKK. Selanjutnya, panitia akan melakukan rekapitulasi nilai kumulatif. Pembobotan nilai meliputi rekam jejak pengalaman, keahlian, integritas, kepemimpinan, pemahaman birokrasi daerah, serta dedikasi.
Rencananya, nama calon terpilih yang lolos akan diumumkan secara terbuka pada Sabtu, 13 Juni 2026. “Semuanya memiliki kompetensi yang mumpuni,” sebut Hari Sujana.
Seperti diketahui, lowongnya kursi nomor satu di Perumda Tabanan ini menyusul mundurnya Kompyang Gede Pasek Wedha secara tiba-tiba pada Januari 2026 lalu. Langkah Kompyang sempat mengejutkan publik karena ia memilih menyeberang dan melamar sebagai Dirut Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) Kabupaten Badung. [*]
Editor : Hari Puspita