Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

PSS Sleman 2-0 Bali United: Hari Sial Serdadu Tridatu dan Wasit yang Disebut Warganet “Ngelawak”

Hari Puspita • Sabtu, 8 April 2023 | 14:03 WIB
MOMEN SIAL SPASO : Sekan menjadi hari apes, Ilija Spasojevic gagal memanfaatkan peluang emas di laga melawan PSS Sleman kali ini. (foto:baliunited.com)
MOMEN SIAL SPASO : Sekan menjadi hari apes, Ilija Spasojevic gagal memanfaatkan peluang emas di laga melawan PSS Sleman kali ini. (foto:baliunited.com)
SLEMAN, Radar Bali.id – Bali United kembali tampil buruk melawan PSS Sleman dalam lanjutan Liga 1 musim (2022/2023). Ilija Spasojevic dan kawan-kawan harus tunduk dengan skor 2-0 dan sekaligus membawa timnya gagal membalaskan kekalahan di pertemuan pertama mereka di musim ini.

Bermain di kandang PSS Sleman, yakni di Stadion Maguwoharjo, Yogjakarta, anak asuh dari pelatih Bali United, Stefano “Teco” Cugurra sejatinya tampil menyerang di menit awal pertandingan. Bahkan, sejumlah peluang di mulut gawang PSS Sleman tercipta. Namun sayang, tak ada yang membuahkan hasil.

Spaso mendapatkan dua peluang emas di depan gawang, namun pemain berdarah Montenegero yang kini membela Timnas Indonesia tak tampil tenang saat memanfaatkan umpan silang dari Irfan Jaya. Seakan hari sial baginya dalam pertandingan kali ini.

Tanpa pengawalan, Spaso gagal menendang ataupun membelokan bola ke gawang, sehingga,peluang yang 99 persen menjadi gol, jadi gagal.

 

Skor kacamata di babak pertama membuat Bali United di babak kedua tampil lebih agresif. Namun, pasukan Serdadu Tridatu ini terlihat lebih banyak memainkan skill individual mereka dibanding dengan melakukan kerjasama tim. Miskomunikasi antar pemain, salah umpan dan tak bisa memanfaatkan peluang dengan baik dipertontonkanya.

Mandul di penyerang, kocar-kacir di lini tengah dan kendor di lini pertahanan membuat PSS Sleman lebih berani tampil terbuka dan membuat Bali United bermain dengan kocar-kacir dibabak kedua.

Hal ini diperparah dengan kinerja wasit di lapangan yang kerap merugikan Bali United dan lebih menguntungkan PSS Sleman.

Seperti hakim garis yang dua kali melakukan kesalahan fatal, karena mengangkat bendera offside, padahal posisi pemain Bali United jelas dalam posisi onside.

Hal ini pun menjadi tertawaan warganet. Kualitas wasit Liga 1 memang layak dipertanyakan kembali jika ingin sepak bola Indonesia berkembang.

Kelanjutan pertandingan,  PSS Sleman berhasil mencetak gol keduanya di menit ke 79 oleh Ricky Cawor.

Ricky menciptakan gol dengan memanfaatkan serangan balik saat Bali United mengambil peluang dari umpan sepak pojok.

 

Kesalahan Bali United di gol kedua ini adalah Brwa Nouri mengambil tendangan sepak pojok, sehingga membuat bolong lini pertahanan ketika kena serangan balik. Padahal ada Eber Bessa dan Fadil Sausu yang biasanya mengambil sepak pojok.

Usai pertandingan, Teco tak mengelak timnya memang tampil buruk saat melawan tim yang kini berada di papan bawah, yakni di 16 klasemen.

“Di babak pertama, kamiu bermain bagus, dapat beberapa peluang tetapi tidak bisa cetak gol. Dibabak kedua, kami ada peluang cetak gol, tapi wasit angkat bendera bilang offside. Kami memiliki kesalahan di  belakang, mereka bisa cetak gol dan juga di gol kedua, kami kurang organisasi dibelakang,” ujarnya.

Tak lupa, Teco mengucapkan terima kasih karena telah diberikan kesempatan untuk menggunakan stadion PSS Sleman selama bermain di laga kandang akibat Stadion Dipta, Gianyar yang masih di renovasi karena piala dunia U20 yang telah dibatalkan oleh FIFA.

Sementara itu, pemain Bali United, Irfan Jaya mengatakan dirinya kecewa dengan hasil pertandingan kali ini. “Di pertandingan tadi, kami bisa menguasai pertandingan, terutama di babak pertama, tapi tidak bisa terjadi gol. Kalau kami bisa cetak gol lebih dahulu, mungkin lain cerita. Ini juga menjadi evaluasi buat kami untuk lebih fokus lagi pada pertandingan selanjutnya untuk memanfaatkan peluang yang ada,”pungkasnya. (wayan widyantara/radar bali)  Editor : Hari Puspita
#liga 1 #serdadu tridatu #bali united #PSS Slemen vs Bali United