Tower Turyapada Dilengkapi Gondola dari Tiongkok, Target Tuntas Desember 2026, Sedot Rp 27 Miliar

DENPASAR, radarbali.id – Tower Turyapada di Kecamatan Sukasada Buleleng dirancang bukan hanya untuk pemancar siaran televisi. Gubernur Bali Wayan Koster optimistis dengan pembangunan Turyada sebagai destinasi wisata.
Kini kawasan Turyapada Tower memasuki babak akhir. Menara pemancar siaran sekaligus ikon pariwisata baru Bali Utara tersebut kini siap dilengkapi wahana gondola yang didatangkan secara bertahap dari Tiongkok.
Gubernur Koster menegaskan konstruksi fisik badan menara (body tower) telah tuntas 100 persen, sehingga fokus pengerjaan saat ini terpusat pada penataan kawasan dan pemasangan wahana pendukung.
Dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali pada Jumat (30/10/2026), Gubernur Koster menyampaikan unit gondola akan mulai dipasang pada November mendatang. Ia mengejar target penyelesaian akhir tahun.
Baca Juga: Ada Temuan BPK di Proyek Turyapada Tower, Diskominfos Bali Jamin Tindak Lanjuti, Siapa Kena Bidik?
"Saya baru dapat laporan, gondolanya itu dikirim dari Cina itu secara bertahap sudah datang. November akan mulai dibangun, akhir Desember astungkara selesai. Tinggal nyari hari baik untuk peresmian," ujar Koster di hadapan pimpinan dan anggota dewan.
Selain pengadaan gondola beserta terminalnya, penataan kawasan Turyapada Tower meliputi pembangunan taman, area bersantai, restoran, hingga penataan jalan akses masuk.
Saat ini pengerjaan akses jalan tengah dikebut supaya kawasan menara dapat dikunjungi publik secara aman.
"Sudah banyak sekali yang bertanya-tanya, Pak kapan dibuka, kapan dibuka? Belum, lagi bikin jalan. Kalau tidak bikin jalan kan tidak bisa jalan kita ke sana, jadi bikin dulu jalannya," terang pejabat asal Desa Sembiran, Buleleng ini.
Gubernur asal Buleleng ini optimistis keberadaan Turyapada Tower mampu memangkas ketimpangan ekonomi antara Bali Selatan dan Bali Utara.



