Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Waspada Banjir! BMKG Peringatkan Cuaca Buruk Landa Bali 11-18 Desember 2025

Dhian Harnia Patrawati • Kamis, 11 Desember 2025 | 23:42 WIB

ilustrasi cuaca Kota Denpasar kawasan Jalan Gatsu, saat mendung tebal menjelang hujan. (foto:miftahuddin/radar bali)
ilustrasi cuaca Kota Denpasar kawasan Jalan Gatsu, saat mendung tebal menjelang hujan. (foto:miftahuddin/radar bali)

RADAR BALI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini mengenai potensi peningkatan intensitas curah hujan dan cuaca ekstrem di sebagian besar wilayah Bali.

Kondisi ini diprediksi akan berlangsung selama periode 11 hingga 18 Desember 2025.

BMKG menghimbau masyarakat dan pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah-langkah antisipatif mengingat potensi dampak yang ditimbulkan.

Peningkatan cuaca ekstrem ini diidentifikasi BMKG akibat adanya perkembangan signifikan dalam dinamika atmosfer.

Salah satu faktor utamanya adalah terpantaunya Bibit Siklon Tropis 93S di Samudera Hindia selatan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Keberadaan Bibit Siklon Tropis ini memicu beberapa fenomena di wilayah Bali, termasuk:

Kondisi tersebut diperkuat oleh wind shear yang lemah dan vortisitas yang berada dalam kategori sedang di lapisan bawah hingga menengah atmosfer.

Situasi tersebut secara keseluruhan meningkatkan peluang terjadinya hujan lebat.

Potensi Wilayah Terdampak dan Bencana

Intensitas hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang berpotensi terjadi di seluruh kabupaten/kota di Bali. Wilayah yang harus waspada meliputi:

BMKG menegaskan bahwa wilayah-wilayah ini berpotensi terdampak bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.

Potensi bencana akibat curah hujan tinggi tergantung pada tingkat kerawanan wilayah masing-masing.

Selain itu, potensi tinggi gelombang laut juga perlu diwaspadai, dengan prediksi mencapai 1,25 hingga 2,5 meter di wilayah:

  1. Selalu waspada dan segera mengambil langkah antisipatif agar aktivitas harian dapat berlangsung aman dan lancar.

  2. Terus memantau informasi terkini dari sumber resmi BMKG.

  3. Tidak mudah mempercayai informasi cuaca dari sumber yang tidak resmi dan selalu merujuk kepada peringatan dini yang dikeluarkan BMKG.

Masyarakat dapat memantau informasi dan peringatan dini cuaca secara realtime melalui aplikasi infoBMKG dan website www.bmkg.go.id.***

 

Editor : Ibnu Yunianto
#denpasar #badung #bmkg #jembrana #tanah longsor #bangli #bmkg juanda #banjir bandang #banjir #karangasem #Siklon Tropis 93 S #bali #klungkung #buleleng #gianyar #siklon tropis #cuaca buruk