GIANYAR, Radar Bali.id – Stadion Kapten I Wayan Dipta kembali menjadi saksi bisu terpuruknya sang tuan rumah. Bali United harus menelan pil pahit setelah dipencundangi tamunya, Persebaya alias Bajul Ijo,
Persebaya Surabaya, dengan skor telak 1-3 dalam lanjutan pekan ke-20 Super League 2025/2026, Sabtu (7/2/2026) malam, meskipun sebelumnya Persebaya sejak 2018 tak pernah menang di Gianyar.
Meski tampil di hadapan pendukung sendiri, skuad Serdadu Tridatu tampak kesulitan mengimbangi agresivitas transisi cepat yang diperagakan tim Bajul Ijo malam ini.
Gol pembuka Persebaya dicetak oleh Mihailo Perovic pada menit ke-26 melalui sepakan kaki kanan yang gagal diantisipasi kiper Mike Hauptmeijer.
Dominasi tim tamu berlanjut di babak kedua. Pada menit ke-69, Alfan Suaib menggandakan keunggulan setelah memanfaatkan umpan matang Francisco Rivera melalui skema serangan balik cepat.
Hanya berselang empat menit, tepatnya menit ke-73, Risto Mitrevski memperlebar luka tuan rumah menjadi 3-0 lewat sundulan mematikan.
Serdadu Tridatu baru bisa memperkecil ketertinggalan melalui gol hiburan Jordy Bruijn di menit ke-88, namun gol tersebut tidak mampu menyelamatkan Serdadu Tridatu dari kekalahan.
Kacaunya Barisan Pertahanan dan Kecerdikan Persebaya Membaca Peluang
Dari jalannya pertandingan, terdapat beberapa poin krusial yang menjadi biang keladi kekalahan Bali United:
Absennya beberapa pilar pertahanan akibat akumulasi dan cedera membuat koordinasi lini belakang sangat tidak solid menghadapi serangan balik cepat tim Bajul Ijo. Bali United tercatat sudah kebobolan 9 gol dalam tiga laga terakhir.
Kelemahan Antisipasi Transisi
Persebaya sangat cerdik memanfaatkan high press yang diterapkan Bali United yang tampak begitu bersemangat meraih 3 poin di kendang sendiri.
Nah, saat serangan Bali United patah, para pemain tengah dan belakang sering kali terlambat kembali (track back), sehingga Persebaya dengan mudah mengeksploitasi ruang kosong melalui kecepatan Alfan Suaib dan Gali Freitas.
Efektivitas Penyelesaian Akhir Buruk
Sebenarnya Bali United sempat mendapatkan peluang melalui Mirza Mustafic dan Teppei Yachida, namun buruknya penyelesaian akhir serta penampilan gemilang Ernando Ari di bawah mistar Persebaya membuat peluang tersebut terbuang sia-sia.
Klasemen dan Laga Berikutnya
Kekalahan ini membuat posisi Bali United tertahan di peringkat ke-8 klasemen sementara dengan koleksi 28 poin. Sebaliknya, Persebaya Surabaya merangsek naik ke posisi ke-5 dengan 35 poin.
Ujian berat kembali menanti tim asuhan Johnny Jansen di pekan depan. Bali United dijadwalkan akan melakoni laga tandang yang tak kalah sulit melawan tim papan atas ibukota, Persija Jakarta untuk bangkit dari keterpurukan.[*]
Editor : Hari Puspita