Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Lini Belakang Kacau, Bali United Dicukur Bajul Ijo 1-3 di Stadion Dipta

Admin Radar Bali • Sabtu, 7 Februari 2026 | 22:43 WIB
DITEMPEL KETAT : Kapten Bali United ditempel ketat pemain Persebaya, Gali Freitas. (Miftahuddin/Radar Bali)
DITEMPEL KETAT : Kapten Bali United ditempel ketat pemain Persebaya, Gali Freitas. (Miftahuddin/Radar Bali)

GIANYAR, Radar Bali.id – Stadion Kapten I Wayan Dipta kembali menjadi saksi bisu terpuruknya sang tuan rumah. Bali United harus menelan pil pahit setelah dipencundangi tamunya, Persebaya alias Bajul Ijo,

Persebaya Surabaya, dengan skor telak 1-3 dalam lanjutan pekan ke-20 Super League 2025/2026, Sabtu (7/2/2026) malam, meskipun sebelumnya Persebaya sejak 2018 tak pernah menang di Gianyar.

Meski tampil di hadapan pendukung sendiri, skuad Serdadu Tridatu tampak kesulitan mengimbangi agresivitas transisi cepat yang diperagakan tim Bajul Ijo malam ini.

Gol pembuka Persebaya dicetak oleh Mihailo Perovic pada menit ke-26 melalui sepakan kaki kanan yang gagal diantisipasi kiper Mike Hauptmeijer.

Dominasi tim tamu berlanjut di babak kedua. Pada menit ke-69, Alfan Suaib menggandakan keunggulan setelah memanfaatkan umpan matang Francisco Rivera melalui skema serangan balik cepat.

Hanya berselang empat menit, tepatnya menit ke-73, Risto Mitrevski memperlebar luka tuan rumah menjadi 3-0 lewat sundulan mematikan.

Serdadu Tridatu baru bisa memperkecil ketertinggalan melalui gol hiburan Jordy Bruijn di menit ke-88, namun gol tersebut tidak mampu menyelamatkan Serdadu Tridatu dari kekalahan.

Kacaunya Barisan Pertahanan dan Kecerdikan Persebaya Membaca Peluang

Dari jalannya pertandingan, terdapat beberapa poin krusial yang menjadi biang keladi kekalahan Bali United:

Absennya beberapa pilar pertahanan akibat akumulasi dan cedera membuat koordinasi lini belakang sangat tidak solid menghadapi serangan balik cepat tim Bajul Ijo. Bali United tercatat sudah kebobolan 9 gol dalam tiga laga terakhir.

Kelemahan Antisipasi Transisi

Persebaya sangat cerdik memanfaatkan high press yang diterapkan Bali United yang tampak begitu bersemangat meraih 3 poin di kendang sendiri.

Nah, saat serangan Bali United patah, para pemain tengah dan belakang sering kali terlambat kembali (track back), sehingga Persebaya dengan mudah mengeksploitasi ruang kosong melalui kecepatan Alfan Suaib dan Gali Freitas.

Efektivitas Penyelesaian Akhir Buruk

Sebenarnya Bali United sempat mendapatkan peluang melalui Mirza Mustafic dan Teppei Yachida, namun buruknya penyelesaian akhir serta penampilan gemilang Ernando Ari di bawah mistar Persebaya membuat peluang tersebut terbuang sia-sia.

Klasemen dan Laga Berikutnya

Kekalahan ini membuat posisi Bali United tertahan di peringkat ke-8 klasemen sementara dengan koleksi 28 poin. Sebaliknya, Persebaya Surabaya merangsek naik ke posisi ke-5 dengan 35 poin.

Ujian berat kembali menanti tim asuhan Johnny Jansen di pekan depan. Bali United dijadwalkan akan melakoni laga tandang yang tak kalah sulit melawan tim papan atas ibukota, Persija Jakarta untuk bangkit dari keterpurukan.[*]

Editor : Hari Puspita
#Bajul Ijo #serdadu tridatu #Super League #bali united #Persebaya