Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Bisa Pangkas 25 Tikungan Tajam, Proyek Shortcut Singaraja-Mengwitani Titik 9-10 Resmi Dimulai

Francelino Junior • Kamis, 8 Januari 2026 | 08:26 WIB

DIMULAI SECARA SIMBOLIS : Gubernur Koster, Direktur Pembangunan Jalan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU, Asep Syarif Hidayat, menandai dimulai Pembangunan shortcut.(francelino junior)
DIMULAI SECARA SIMBOLIS : Gubernur Koster, Direktur Pembangunan Jalan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU, Asep Syarif Hidayat, menandai dimulai Pembangunan shortcut.(francelino junior)

 

SINGARAJA, Radar Bali.id– Kabar gembira bagi pengguna jalur Denpasar-Singaraja. Proyek strategis Jalan Pintas (Shortcut) Titik 9-10 di wilayah Desa Gitgit, Sukasada, resmi dimulai yang ditandai dengan prosesi ngeruak dan ground breaking, Rabu (7/1/2026) pagi.

Meski panjang jalan bertambah menjadi 3,90 kilometer, namun transformasi geometriknya sangat signifikan.

shortcut Mengwitani-Singaraja (francelino junior)
shortcut Mengwitani-Singaraja (francelino junior)

Jumlah tikungan yang sebelumnya mencapai 38 titik dipangkas habis menjadi hanya 13 tikungan saja. Selain itu, kelandaian jalan yang semula sangat curam (21,8%) kini diperhalus menjadi maksimal 10%.

Baca Juga: Di Buleleng Ada Jalur Shortcut Gelap, Kini Jadi Tempat Trek-trekan Liar

Gubernur Bali, I Wayan Koster, menegaskan bahwa proyek ini adalah prioritas mendesak. ”Ini bayar hutang ke masyarakat. Pembangunan shortcut ini sangat dibutuhkan untuk pelayanan transportasi penumpang maupun distribusi logistik,” tegasnya di lokasi proyek dekat Gitgit Twin Waterfall.

Baca Juga: Meskipun Kondisi Efisiensi, Anggaran Terbatas, Koster Pastikan Shortcut Singaraja-Mengwitani Tetap Berlanjut, Ini Menurutnya

Proyek senilai ratusan miliar ini ditargetkan rampung dalam 750 hari kalender. Dukungan dana bersumber dari SBSN Tahun Anggaran 2025-2027, mencakup pembangunan jalan dan enam jembatan megah untuk memastikan konektivitas Bali Utara dan Selatan semakin aman dan efisien.[*]

Editor : Hari Puspita
#shortcut #buleleng #Singaraja #mengwitani