SINGARAJA, Radar Bali.id – Langkah nyata pemulihan lingkungan dilakukan oleh Anggota DPD RI Dapil Bali, Ni Luh Putu Ary Pertami Djelantik.
Sebanyak 2.040 bibit pohon disalurkan kepada masyarakat di Kabupaten Buleleng pada Sabtu (21/2/2026) sebagai bagian dari gerakan penghijauan masif di Pulau Dewata.
Penyaluran ini menyasar sebelas desa, satu komunitas, dan satu kelompok tani di tahap awal. Berkolaborasi dengan BPDAS Unda Anyar, bibit yang dibagikan mencakup berbagai jenis produktif dan pelindung, mulai dari alpukat, mangga, nangka, hingga beringin dan pule.
Baca Juga: Bibit Tanaman Laku Keras, Ubah Lahan Pertanian Jadi Lokasi Pembibitan
"Kadar penghijauan di Bali saat ini masih jauh dari kata ideal. Jika kita bersama-sama menjaga alam, maka alam akan menjaga kita. Selain penegakan hukum terkait hutan, kita harus aktif mengisi kembali dengan gerakan menanam," tegas Niluh Djelantik.
Penerima bantuan tidak sekadar menerima bibit secara cuma-cuma; mereka diwajibkan memiliki lokasi tanam yang jelas serta berkomitmen merawatnya secara berkelanjutan.
Niluh menargetkan setidaknya 10.000 bibit tersalurkan tahun ini, dengan visi besar 100.000 pohon untuk seluruh Bali dalam beberapa tahun ke depan.
Manfaat ekonomi juga menjadi poin penting dalam program ini. Made Budarastawan, salah satu penerima dari Desa Jagaraga, mengapresiasi bantuan tersebut. "Bibit ini tidak hanya bermanfaat secara ekologis, tapi juga bisa menambah pendapatan petani saat masa panen nanti," tuturnya singkat.[*]
Editor : Hari Puspita