Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Semakin Menarik, Beragam Sepeda Listrik Kini Semakin Dilirik

Hari Puspita • Sabtu, 18 Februari 2023 | 01:03 WIB
BERAGAM MODEL : Aneka model sepeda listrik kini bermunculan dengan aneka harga sesuai kemampuan. (foto: adrian suwanto/radar bali)
BERAGAM MODEL : Aneka model sepeda listrik kini bermunculan dengan aneka harga sesuai kemampuan. (foto: adrian suwanto/radar bali)
DENPASAR, Radar Bali.id Sepeda listrik dipamerkan di Gedung Dharma Alaya (DNA) Jalan Mulawarman, Denpasar. Sepeda ini ditambahkan  mesin listrik membantu supaya lebih ringan saat dikayuh. Sepeda ini dikonversi mesin listrik memakai baterai jenis lithium.

"Kami gunakan untuk sepeda memiliki umur panjang dibandingkan dengan sepeda listrik dengan aki kering atau jenis VRLA dan perbedaan bobotnya bisa selisih hingga belasan kilogram," ungkap Manager Bengkel E-Bike, Dharmawan Kusna Handoyo, (16/2/2023).

Dharma, begitu sapaanya menuturkan sepeda ini sebagai alat transportasi yang sangat efektif mengingat jalan lalu lintas sering macet. Masyarakat bisa menggunakan sepeda listrik, karena lebih lincah melalui jalanan macet daripada sepeda motor. "Kami di sini memajang enam sepeda di Alaya. Awalnya ide ini sudah tercetus tahun 2012," ungkapnya.

Pada tahun 2012 sudah mulai mencoba mengonversi sepeda dengan menggunakan listrik dan menggunakan mesin. Namun, lebih awet dan mudah perawatan dengan menggunakan mesin listrik. Sejak awal Covid-19 baru mulai melayani untuk umum, karena selama ini riset dan mencari produk yang baik dan baterai yang asli tidak mudah.

"Karena banyak baterai palsu yang tidak sesuai kapasitasnya beredar di pasaran, setelah saya mendapat produk yang baik baru saya berani untuk menjual untuk masyarakat umum," terangnya.

Jarak tempuh tergantung kapasitas baterai, untuk 36V 10 ampere umum bisa menempuh jarak 40-60 kilometer. Kelebihannya menurut Dharma, misalkan pengendara sepeda rajin mengayuh membuat baterai semakin irit. "Usia baterai lithium bahkan ada yang sampai lima tahun. Sedangkan baterai aki kering VRLA kisaran satu sampai dua tahun usianya," paparnya.

Ada sepeda yang tidak bisa menggunakan baterai ini, sepeda jenis terbaru dengan sistem through  excel karena mesin tidak bisa masuk. Selain itu juga sepeda berbahan karbon dengan ukuran bottom bracket  karena terlalu lebar juga kendala untuk pemasangan mesin.

" Perlu pengecekan lagi ke bengkel supaya tidak asal pasang. Karena kami juga mengedepankan estetika," pungkasnya. [ni kadek novi febriani/radar bali]

  Editor : Hari Puspita
#sepeda listrik #beragam jenis sepedda listrik #model terkini sepeda listrik