Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Vidi Aldiano Berpulang, Kenali Gejala Kanker Ginjal yang Sering Terabaikan

Dhian Harnia Patrawati • Sabtu, 7 Maret 2026 | 19:13 WIB

Penyanyi dan presenter Vidi Aldiano meninggal dunia di usia 35 tahun karena kanker ginjal stadium 3.
Penyanyi dan presenter Vidi Aldiano meninggal dunia di usia 35 tahun karena kanker ginjal stadium 3.

RADAR BALI - Kabar duka menyelimuti dunia hiburan tanah air atas berpulangnya penyanyi berbakat, Vidi Aldiano.

Kepergian pelantun lagu "Nuansa Bening" ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan bahaya kanker ginjal, penyakit yang telah ia perjuangkan selama beberapa tahun terakhir.

Kanker ginjal adalah kondisi di mana sel-sel di dalam ginjal tumbuh secara tidak terkendali dan membentuk tumor.

Ginjal sendiri merupakan organ vital yang berfungsi menyaring limbah dari darah dan membuangnya melalui urine.

Jenis kanker ginjal yang paling umum ditemukan pada orang dewasa adalah Karsinoma Sel Ginjal (Renal Cell Carcinoma).

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Pada tahap awal, kanker ginjal sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas.

Namun, seiring berkembangnya massa tumor, beberapa tanda yang mungkin muncul meliputi:

Adanya darah dalam urine (hematuria), yang membuat urine berwarna kemerahan atau kecokelatan.

Nyeri pada punggung bawah atau pinggang yang tidak kunjung hilang.

Munculnya benjolan di area pinggang atau perut samping.

Kehilangan nafsu makan dan penurunan berat badan secara drastis tanpa sebab.

Kelelahan kronis dan demam yang sering muncul.

Faktor Risiko dan Penyebab

Hingga saat ini, penyebab pasti perubahan DNA pada sel ginjal belum diketahui secara menyeluruh.

Meski demikian, tim medis telah mengidentifikasi beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker ginjal:

Merokok: Risiko perokok jauh lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak merokok.

Obesitas: Berat badan berlebih dapat menyebabkan perubahan hormon yang memicu kanker.

Hipertensi: Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol meningkatkan risiko pada organ ginjal.

Riwayat Keluarga: Faktor genetika memegang peranan penting dalam beberapa kasus.

Paparan Zat Kimia: Lingkungan kerja yang terpapar kadmium atau asbes dalam jangka panjang.

Pentingnya Deteksi Dini

Belajar dari perjuangan Vidi Aldiano, deteksi dini merupakan kunci utama dalam penanganan kanker.

Pemeriksaan rutin seperti USG abdominal atau CT scan dapat membantu menemukan adanya massa di ginjal sebelum kanker menyebar ke organ lain (metastasis).

Jika ditemukan pada stadium awal, peluang keberhasilan pengobatan melalui pembedahan, ablasi, atau terapi target menjadi jauh lebih besar.

Meninggalnya Vidi Aldiano meninggalkan duka mendalam, namun juga memberikan pelajaran berharga mengenai pentingnya menjaga kesehatan organ dalam.

Menerapkan pola hidup sehat, berhenti merokok, dan melakukan cek kesehatan secara berkala adalah langkah nyata yang bisa kita lakukan untuk meminimalisir risiko.***

Editor : Ibnu Yunianto
#kesehatan ginjal #penyebab kanker ginjal #kanker #Renal Cell Carcinoma #Karsinoma Sel Ginjal #Deddy cobuzier #sakit #vidi aldiano #gejala kanker ginjal #deteksi dini kanker #kanker ginjal #ginjal #Edukasi Kesehatan