RANI Rahmawati alias Rani R alias RR alias Bintang Live alias Kuda Poni, 32, resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.
Selebgaram cantik asal Cianjur, Jawa Barat itu ditangkap di kamar No. 409 Apartemen Kubu Mawar Residence di kawasan Jalan Taman Pancing, Denpasar Selatan, pada Jumat (17/9) dini hari.
Kini setelah berstatus tersangka, ada fakta baru terungkap. Apa saja?
MARCELL PAMPURS, Denpasar
SEMPAT dikabarkan digerebek saat bangun tidur di sebuah apartemen, ternyata fakta baru terungkap dari keterangan resmi polisi.
Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan mengatakan, saat penggerebekan dan penangkapan, selebgram cantik kelahiran 4 Maret 1989 itu bukan saat bangun tidur. Melainkan selebgram pemilik ribuan follower atau pengikut itu ditangkap polisi saat sedang melakukan akitivitas live bugil di aplikasi Mango.
Rani Rahmawati ditangkap di Kamar Nomor 409 Apartemen Kubu Mawar, Residence.
"Tim Sat Reskrim Polresta Denpasar melakukan penggerebekan aktivitas selegram tersebut saat tersangka sedang melakukan live pornografi dalam keadaan telanjang bulat (bug*l ) di medsos Mango," terang Kombes Jansen, di Mapolresta Denpasar, Senin (20/9/2021) siang.
Saat penangkapan itu, Rani langsung digeledah oleh anggota polisi wanita (Polwan). "Dia digeledah oleh anggota Polwan kami,"imbuh Kombes Jansen.
Saat digerebek polisi, perempuan yang juga diketahui beralamat di Jalan Palapa I No.20 Lingkungan Taman Sari, Sesetan, Denpasar Selatan itu diakui kapolresta sempat gelagapan dan panik.
Kata Kombes Jansen, Tersangka Rani tak berkutik saat anggota polisi langsung menggeledah kamar apartemen yang dipakaianya untuk live bug*l.
Yang menarik, saat proses penggeledahan, selain menemukan sejumlah barang bukti seperti tiga kartu ATM dari tiga bank berbeda dan lampu penerangan yang dipakai saat live video.
Polisi juga mendapati dildo atau bantu seks mirip pen*s atau Mr.P mainan dan kursi gaming yang dipakai oleh Rani saat live.
"Selain itu, kami juga amankan barang bukti berupa baju daster yang dipakai oleh pelaku saat live di mango," terang Kombes Jansen.
Editor : Didik Dwi Pratono