Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Cuaca Masih Tak Menentu, Gelombang Tinggi, Pelabuhan Gilimanuk Buka Tutup, Antrean Menumpuk

Hari Puspita • Jumat, 27 Juni 2025 | 15:05 WIB
MENGULAR : Antrean kendaraan yang akan menyeberang menumpuk di areal parkir Pelabuhan Gilimanuk, Kamis (26/6/2025). (Foto : Pos AL Jembrana)
MENGULAR : Antrean kendaraan yang akan menyeberang menumpuk di areal parkir Pelabuhan Gilimanuk, Kamis (26/6/2025). (Foto : Pos AL Jembrana)

NEGARA, Radar Bali.id - Cuaca buruk di Selat Bali, membuat penyeberangan Lintas Ketapang Gilimanuk terganggu, Rabu (25/6/2025).

Penyeberangan kapal sempat ditutup sementara karena terjadi angin kencang dan gelombang tinggi yang membahayakan pelayaran.

Akibat penutupan sementara penyeberangan ini, kendaraan yang akan menyeberang menumpuk di  Pelabuhan Gilimanuk hingga di Jalan Nasional Denpasar - Gilimanuk.

Informasi yang dihimpun, penutupan sementara penyeberangan kapal dimulai pukul 19.25 Wita. Seluruh aktivitas penyeberangan ditunda sementara karena cuaca buruk terjadi di tengah laut Selat Bali.

Karena gelombang tinggi yang terjadi, pihak otoritas pelabuhan memutuskan penundaan penyeberangan. ”Cuaca tidak kondusif. Gelombang di tengah,” kata manajer usaha Pelabuhan Gilimanuk Ryan Dewangga.

Penundaan sementara penyeberangan, merupakan rekomendasi dan keputusan pihak BPTD Jawa Timur, koordinator pelaksana Pelabuhan Ketapang. Karena gelombang tinggi cenderung tengah hingga wilayah Perairan Ketapang, sedangkan di wilayah Pelabuhan Gilimanuk relatif aman.

”Penutupan kemarin rekom dari Ketapang. Di Gilimanuk dan alur pelayaran Gilimanuk masih aman, tetapi karena beririsan maka kedua sisi juga dilakukan penundaan pelayaran,” ungkapnya.

Operasional penyeberangan lintas Pelabuhan Gilimanuk Ketapang kembali dibuka sekitar pukul 21.50 Wita.

Penundaan penyeberangan ini selama 2 jam lebih ini, mengakibatkan penumpukan antrean kendaraan yang akan menyeberang menuju Pelabuhan Gilimanuk menuju Ketapang.

Kendaraan yang menumpuk didominasi kendaraan angkutan barang. Kantong parkir di dalam areal Pelabuhan Gilimanuk, terminal manuver penuh dengan kendaraan. Bahkan antrean kendaraan sempat mengular hingga hutan Cekik. ”Antrean kendaraan semalam,  sampai jembatan timbang dan parkir kargo,” ungkapnya.

Pihaknya berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengurai antrean kendaraan yang terjadi. Kendaraan yang akan menyeberang dimaksimalkan masuk ke dalam areal parkir dalam Palabuhan Gilimanuk agar tidak tida mengular panjang di jalan nasional.

Antrean kendaraan yang akan keluar Bali, hingga Kamis sore kemarin masih memadati areal parkir dalam Palabuhan Gilimanuk. Kendaraan baru bisa terurai, tidak memadati jalan nasional sudah berangsur berkurang.

Menurut BMKG potensi gelombang tinggi dan angin kencang di perairan Selat Bali, masih berpotensi terjadi hingga beberapa hari ke depan.  Sehingga diharapkan agar pelaku usaha pelayaran untuk selalu waspada dengan cuaca yang terjadi di Selat Bali yang cenderung ekstrem. [*]

Editor : Hari Puspita
#selat bali #antrean #jembrana #penyeberangan #cuaca ekstrem #pelabuhan gilimanuk