GILIMANUK, Radar Bali.id– Di balik keriuhan arus mudik Lebaran 2026, masalah lingkungan yang serius membayangi kawasan Pelabuhan Gilimanuk. Akibat kurangnya kesadaran pengguna jalan, volume sampah plastik meningkat drastis hingga mencemari berbagai titik vital di kawasan tersebut.
Tumpukan sampah paling parah ditemukan di areal parkir Kargo Gilimanuk yang difungsikan sebagai buffer zone kendaraan. Dalam aksi gotong royong yang digelar pihak kelurahan, ditemukan fakta mengejutkan: total sampah yang terkumpul mencapai sekitar 1 ton.
Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma, yang turun langsung bersama perangkat RT, menyayangkan kondisi ini.
"Hanya dari area parkir kargo saja sudah terkumpul 1 ton sampah, dan mayoritas adalah plastik sekali pakai," ungkapnya pada Selasa (17/3/2026).
Angka tersebut diperkirakan baru "puncak gunung es", karena tumpukan sampah di sepanjang pinggir jalan utama Denpasar–Gilimanuk belum sepenuhnya tertangani akibat padatnya lalu lintas. Pihak kelurahan berencana melakukan pembersihan total segera setelah arus lalu lintas melandai.[*]
Editor : Hari Puspita