Berdasarkan data Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Jembrana, dari pendataan di Pasar Umum Negara, harga ayam potong naik Rp 5 ribu dari sebelumnya harga Rp. 30 ribu per kilogram, naik menjadi Rp 35 ribu per kilogram.
Sedangkan harga telur turun Rp 100 dari sebelumnya, Rp. 1.900 per butir menjadi Rp. 1.800 per butir. Harga bawang merah per kilogram juga turun menjadi Rp 26 ribu, dari sebelumnya Rp 30 ribu. Begitu juga harga bawang putih turun dari Rp 28 ribu menjadi Rp 26 ribu per kilogram.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Jembrana I Komang Agus Adinata mengatakan, harga kebutuhan pokok di Jembrana masih dalam kategori stabil. Meskipun terjadi fluktuasi harga beberapa komoditi, masih dalam kendali sehingga tidak ada perubahan harga signifikan. "Harga masih stabil. Naik turunnya harga itu hal yang wajar," ujarnya.
Salah atau upaya untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok ini dengan pasar murah. Intervensi pemerintah yang dilakukan untuk menstabilkan harga dan membantu warga untuk mendapatkan kebutuhan dengan harga murah.
Pihaknya menggelar pasar murah di 5 lokasi berbeda, dimulai sejak bulan puasa. Sebelumnya kita sudah gelar pasar murah di Desa Cupel dan Desa Pengambengan, selanjutnya di Kelurahan Loloan Barat 12 April, Desa Air Kuning 14 April dan 18 April di Kelurahan Gilimanuk. "Pasar murah merupakan upaya pemerintah untuk menstabilkan harga dan membantu masyarakat dengan menyediakan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. [m.basir/radar bali]
Editor : Hari Puspita