Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Mengenal Pneumonia, Penyakit yang Merenggut Barbie Hsu

Dhian Harnia Patrawati • Senin, 3 Februari 2025 | 21:02 WIB
PARU-PARU BASAH: Pneumonia adalah radang paru yang disebabkan infeksi bakteri atau virus. Penyakit ini sangat menular dan dapat dihindari dengan menggunakan masker.
PARU-PARU BASAH: Pneumonia adalah radang paru yang disebabkan infeksi bakteri atau virus. Penyakit ini sangat menular dan dapat dihindari dengan menggunakan masker.

DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Akris Barbie Hsu yang berperan sebagai Shan Cai di serial Meteor Garden meninggal dunia karena pneumonia.

Penyakit yang menyerang paru-paru tersebut didapatkan ketika aktris berusia 48 tahun itu sedang menikmati libur Imlek di Jepang. 

Apa itu pneumonia dan mengapa mematikan?

Pneumonia adalah peradangan akut pada jaringan paru-paru yang disebabkan oleh mikroorganisme seperti bakteri, virus, jamur, dan parasit.

Di Indonesia, pneumonia dikenal sebagai paru-paru basah.

Gejalanya meliputi: mual muntah, demam, batuk, mengigil, kesulitan bernapas, tarikan dinding dada bagian bawah ke dalam, dan hipoksemia atau kadar oksigen dalam darah turun drastis sehingga di bawah normal.

Pneumonia dapat menyerang siapa saja, termasuk bayi, anak-anak, dan orang dewasa.

Pneumonia adalah penyakit yang menular. Artinya, seseorang yang mengidapnya dapat menyebarkan ke orang lain melalui menghirup tetesan udara dari bersin atau batuk. Memakai masker adalah salah satu cara menghindari penularan pneumonia.

Penyebab pneumonia adalah infeksi virus, seperti yang sering dialami anak-anak balita, infeksi bakteri yang lebih sering dialami orang dewasa.

Selain itu infeksi jamur yang lazim didapatkan dari perawatan kesehatan, seperti di klinik rawat jalan atau pusat dialisis ginjal. Pneumonia yang ditularkan di rumah sakit umumnya lebih sulit untuk diobati karena bakterinya lebih kebal antibiotik. 

Orang yang menggunakan mesin pernapasan (ventilator) di ruang gawat darurat berisiko lebih tinggi terkena pneumonia jenis ini.

Jika daya tahan tubuh penderita rendah, pneumonia dapat menyebabkan komplikasi yang lebih serius.

Faktor Risiko Pneumonia

Terdapat beberapa kelompok yang lebih rentan untuk terkena pneumonia:

1. Usia di bawah 2 tahun

2, Orang dengan kekebalan tubuh lemah, seperti pengidap HIV/AIDS, kanker, atau menjalani kemoterapi.


3. Pengidap penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), asma, diabetes, penyakit jantung, atau gangguan ginjal kronis.

4. Perokok aktif maupun pasif lebih rentan terkena pneumonia.

5. Terpapar polusi udara atau zat kimia berbahaya dapat meningkatkan risiko pneumonia.

6. Kekurangan nutrisi dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh.

7. Prosedur medis seperti operasi atau penggunaan ventilator dapat meningkatkan risiko infeksi paru-paru.

8. Udara dingin dan kering dapat meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan, termasuk pneumonia.

9. Tinggal di lingkungan yang padat atau tidak bersih dapat meningkatkan risiko penularan infeksi. ***

 

Editor : Ibnu Yunianto
#pneumonia #meteor garden #barbie hsu #antibiotik #Paru paru basah