RADAR BALI - Sebanyak 24 penerbangan di Bandara Ngurah Rai yang meliputi keberangkatan dan kedatangan dibatalkan sebagai dampak erupsi Gunung Lewotobi Laki di Pulau Flores, sekitar 1.000 kilometer tenggara Denpasar.
Jumlah penerbangan di Bandara Ngurah Rai yang dibatalkan pada hari ini diperkirakan bertambah karena data di atas merupakan data yang diambil hingga 15.30 WITA.
Maskapai yang melakukan pembatalan melayani rute Labuan Bajo, Australia, Singapura, dan Korea Selatan.
Sebanyak enam penerbangan Qantas rute Melbourne, Gold Coast, dan Sydney dibatalkan. Demikian juga 16 penerbangan Jet Star rute Melbourne, Brisbane, Perth, Cairns, Sydney, dan Singapura.
Selain itu, Air Asia Indonesia dari Denpasar tujuan Labuan Bajo juga dibatalkan.
Sedangkan penundaan keberangkatan dilakukan oleh Qantas Airways tujuan Sydney dan Melbourne serta Air Busan tujuan Busan.
Gunung Lewatobi Laki-laki di Kecamatan Wulanggitang, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kembali erupsi pada Senin sekitar pukul 11.05 WITA dengan tinggi kolom abu hingga 18 ribu meter dari puncak gunung.
Erupsi tersebut terjadi selama enam menit 26 detik dengan amplitudi maksimal 47,3 milimeter.
Hingga pukul 15.30 WITA, sebaran abu mengarah ke utara, timur laut, dan barat laut sehingga tidak mempengaruhi ruang udara Bandara Ngurah Rai.
Oleh karena itu, kegiatan operasional Bandara Ngurah Rai masih berlangsung normal.
Bandara Ngurah Rai telah menyediakan help desk di terminal internasional dan terminal domestik untuk melayani penumpang yang telah terlanjur berada di bandara.
Sementara itu, sebanyak empat penerbangan Nam Air dan Wings Air dari Kupang dan Maumete dibatalkan akibat erupsi Gunung Lewatobi. ***
Editor : Ibnu Yunianto