RADAR BALI – Tim SAR Gabungan terus mengintensifkan pencarian terhadap tiga warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang hilang dalam insiden tenggelamnya KM Putri Sakinah di Perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Hingga Selasa (30/12/2025), operasi pencarian memasuki hari keempat dengan mengerahkan teknologi canggih dan puluhan personel ahli.
Salah satu korban yang hingga kini belum ditemukan teridentifikasi sebagai Fernando Martin Carreras, Pelatih Valencia CF. Martin dilaporkan hilang bersama dua anaknya dalam musibah tersebut.
Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Maumere Fathur Rahman menjelaskan bahwa strategi pencarian hari ini difokuskan pada penyisiran pulau-pulau di sekitar Pulau Padar serta operasi penyelaman di titik-titik yang diduga menjadi lokasi bangkai kapal.
Guna memaksimalkan upaya di lapangan, tim menggunakan drone thermal (pencari panas) untuk memantau area yang sulit dijangkau dari permukaan. Selain itu, peralatan sonar dan seabob milik Ditpolair Polda NTT juga dikerahkan untuk mendeteksi keberadaan objek di dasar laut.
Kemajuan signifikan terjadi pada Senin (29/12/2025), ketika seorang nelayan menemukan jenazah berjenis kelamin perempuan di perairan Pulau Serai sekitar pukul 06.15 Wita.
Berdasarkan hasil identifikasi forensik Tim Posko Antemortem DVI Polres Manggarai Barat, jenazah tersebut dipastikan merupakan salah satu dari empat anggota keluarga asal Spanyol yang menjadi korban.
Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, mengonfirmasi bahwa jenazah telah dievakuasi ke RSUD Komodo. Dengan ditemukannya satu korban tersebut, kini tersisa tiga orang lainnya, termasuk Martin Carreras Fernando, yang masih dalam status pencarian.
Selain penemuan jenazah, Tim RBB Ditpolair Polda NTT juga menemukan serpihan dinding KM Putri Sakinah pada Selasa pagi pukul 08.12 Wita, yang memberikan petunjuk tambahan mengenai titik koordinat kecelakaan.
Pemerintah mengerahkan sumber daya maksimal untuk mempercepat proses evakuasi:
11 Penyelam Profesional: Terbagi dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU) yang menyisir Perairan Utara Pulau Serai, Timur Pulau Padar, dan Selatan Pulau Serai.
12 Unit Kapal: Berbagai jenis armada dikerahkan untuk menyisir permukaan laut, terutama di wilayah utara Pulau Padar.
Pencarian melibatkan rescuer Kantor SAR Maumere, Ditpolair Polda NTT, serta berbagai komunitas selam profesional.
Perwakilan Kedutaan Besar Spanyol bersama keluarga korban sempat bertemu dengan Tim SAR Gabungan di atas KN SAR Puntadewa 250 sebelum operasi hari ini dimulai. Mereka menyampaikan harapan besar agar seluruh anggota keluarga yang tersisa dapat segera ditemukan.
Tragedi yang menimpa keluarga pelatih Valencia CF ini menjadi perhatian serius otoritas setempat, mengingat lokasi kejadian berada di dalam kawasan konservasi Taman Nasional Komodo yang memiliki arus perairan yang cukup menantang.***
Editor : Ibnu Yunianto