RADAR BALI - Waktu kian mengerucut bagi para calon jemaah haji untuk merampungkan kewajiban administrasi mereka. Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Reguler 1447 H/2026 M dijadwalkan akan resmi ditutup pada Jumat, 9 Januari 2026.
Hingga Rabu (7/1/2026) sore, progres pelunasan secara nasional telah mencapai angka yang signifikan, yakni 94,7 persen untuk haji reguler dan 96,6 persen untuk haji khusus.
Menyambut puncak persiapan ini, para petugas haji di Provinsi Bali bergerak cepat memberikan pelayanan optimal. Dengan mengusung slogan layanan "Anywhere Anytime", mereka berkomitmen mendampingi jemaah dalam menyiapkan dokumen pemvisaan, terutama terkait perekaman biometrik.
Di Kabupaten Badung, para petugas melakukan aksi jemput bola dengan menyambangi langsung rumah jemaah yang mengalami kendala teknis. Tidak hanya itu, pendampingan perekaman Saudia Visa Bio juga dilakukan di sela-sela tes kebugaran kesehatan, seperti yang berlangsung di Lapangan Samudera Kuta pada Sabtu (3/1/2026).
Kepala Kankemenhaj Kabupaten Badung Ummu Isfaroh Triharjanti mengungkapkan bahwa biometrik sering menjadi batu sandungan bagi jemaah.
"Ada jemaah yang mencoba berkali-kali tetapi belum berhasil juga. Alhamdulillah jemaah banyak yang bahagia dengan pendampingan kita, baik kita datang ke rumah ataupun dimanapun ada perjumpaan dengan jemaah," jelasnya.
Target Pemvisaan dan Update Pelunasan
Plt. Kepala Bidang Bina Haji dan Umrah Kanwil Kemenhaj Provinsi Bali, Muhammad Nasihuddin, menyebutkan bahwa proses penyiapan dokumen pemvisaan di Bali saat ini telah mencapai 83 persen.
Targetnya, seluruh dokumen sudah terverifikasi pada akhir Januari 2026 agar proses request visa dapat segera dilakukan.
Secara nasional, data dari Kementerian Haji dan Umrah RI mencatat:
Haji Reguler: Dari 203.320 kuota, sebanyak 192.583 jemaah (94,7%) telah melunasi.
Haji Khusus: Dari 16.573 kuota, sebanyak 16.013 jemaah (96,6%) telah melunasi.
Kemenhaj RI juga telah membuka kesempatan bagi jemaah status cadangan, pendamping lansia, penggabungan mahram, serta pendamping jemaah disabilitas untuk melakukan pelunasan guna memaksimalkan pengisian kuota.
Jadwal Perjalanan Haji 1447 H/2026 M
Bagi jemaah yang telah melakukan pelunasan, berikut adalah rangkaian rencana perjalanan haji (RPH) tahun 2026:
21 April 2026: Jemaah mulai masuk asrama haji.
22 April 2026: Pemberangkatan Gelombang I ke Madinah.
7 Mei 2026: Pemberangkatan Gelombang II ke Jeddah.
26 Mei 2026: Pelaksanaan Wukuf di Arafah.
1 Juni 2026: Awal pemulangan jemaah Gelombang I ke Tanah Air.
1 Juli 2026: Akhir kedatangan jemaah Gelombang II di Tanah Air.
Pemerintah menghimbau bagi jemaah yang belum melakukan pemeriksaan kesehatan untuk segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat, mengingat hasil pemeriksaan merupakan prasyarat penting dalam proses pelunasan dan pemberangkatan.
Jika terdapat kendala, jemaah dapat menghubungi melalui email resmi di pengaduan@haji.go.id.***
Editor : Ibnu Yunianto