DUA puluh tahun lalu, atau tepatnya 20 Juli 2021, lahir seorang anak bernama Jennifer Rochelle Coppen. Jeje, begitu dia panggil akrab oleh teman-temannya.
Jeje, merupakan putri dari penyanyi dangdut dan pemeran keturunan Belanda, Ricardo Benito Eduwardo Coppen dan perempuan asli Jawa, Alm. Hotimah Imaniar.
Jeje lahir di Pulau Dewata, Bali. Termasuk menempa pendidikan hingga jenjang SMP. Meski sibuk bersekolah, sang ayah juga menyekolahkan Jeje di dunia modeling dan kini sukses menjadi artis di ibu kota.
"Jadi awal aku mulai jadi artis itu berawal dari fotogenik dulu, baru ke modeling. Modeling di Bali, mulai dari catwalk, fashion show, dan lainnya" ujar Jeje di akun YouTube miliknya
Dalam suatu waktu, tepatnya usai mengikuti catwalk di salah satu mall di Bali, ada seorang casting director yang melihat bakat Jeje. Casting director tersebut tertarik dengan Jeje yang saat itu masih usia kecil.
"Mungkin karena nonton aku lagi lomba atau saat show modeling di salah satu mall. Terus akhirnya minta ketemu sama aku," lanjut Jeje bercerita.
Mulanya, ayah Jeje sempat ragu-ragu, karena saat itu banyak banget penipuan-penipuan untuk menjadi artis.
Setelah dicari tahu dan kemudian sang casting director menunjukkan keseriusannya, akhirnya Jeje dan ayahnya percaya.
"Papa akhirnya percaya. Setelah itu aku ke Jakarta untuk sesi pemotretan dan video. Namun tidak menetap di Jakarta dan memilih balik ke Bali," ujarnya.
Tak selang beberapa lama, kabar baik diterima Jeje. Sebuah telepon masuk dan Jeje diterima untuk main di sinetron berjudul Romeo dan Juminten pada tahun 2016 silam.
"Akhirnya dari situ mulai banyak tawaran lain. Jadi awalnya dari modeling ke dunia akting," ungkapnya.
Dalam jejak karirnya, Jeje telah membintangi sejumlah film, web series dan sinetron tentunya. Untuk film, tercatat Jeje sudah bermain untuk film berjudul Generasi Micin vs Kevin (2018) dengan berperan sebagai Sindy.
Selanjutnya, ada film Tembang Lingsir (2019), Habibie dan Ainun 3 (2019), Mekah I'm Coming (2020), Generasi 90an: Melankolia (2020) dan Akal (2022).
Untuk sinetron, Jeje telah membintangi Rome dan Juminten, Nacita, Best Friend Forever, Kecil-kecil Mikir jadi Manten, Dia yang Tak Terlihat serta Magic Tumbler.
Sedangkan di web series, Jeje telah bermain untuk tayangan berjudul Negeri Lima Menara, Pretty Little Liars dan Kisah untuk Garry.
Jeje juga sempat bermain untuk sejumlah FTV dan menjadi bintang video klip. Segudang prestasi pun telah ia torehkan dalam dunia layar kaca. (Bersambung halaman berikutnya) Paling Benci dengan Cowok yang Kasar dan Egois
Paling Benci dengan Cowok yang Kasar dan Egois
Sosok perempuan memang istimewa. Mereka sulit ditebak. Salah tebak, maka mereka mood mereka akan cepat berubah.
JENNIFER Rochelle Coppen atau akrab dipanggil Jeje belum lama ini menjadi perbincangan publik. Tentu bukan karena hal sepele. Ia menjadi korban penganiayaan di diskotek Shishi Bar, Jalan Petitenget, Kerobokan Kelod, Badung, Bali, Kamis (12/5).
Penyebabnya, saat itu Jeje melihat seorang bule perempuan yang diganggu beberapa orang pria. Bule perempuan yang dalam kondisi mabuk itu dikelilingi beberapa orang pria.
Beberapa pria mencolek dan menggerayangi bule perempuan tersebut. Namun tak ada satu pun pengunjung yang mau menolong wanita tersebut.
Jeje pun hendak menolongnya. Ia memberanikan diri untuk memberi tahu kepada para kelompok lelaki ini agar tidak berbuat senonoh terhadap perempuan. Namun naas, Jeje justru dianiaya dengan ditampar pipi kanannya oleh kelompok laki-laki tersebut. Kini kasusnya pun sudah masuk ranah kepolisian.
Jeje sejatinya memang sosok yang pemberani. Bahkan, dalam sebuah tayangan tanya jawab di akun YouTube miliknya, Jeje sempat ditanyai oleh fansnya, apa sih sifat Jeje yang tidak diketahui banyak orang?
"Sifat aku itu sebenarnya egois. Gak mau ngalah, maunya menang sendirian. Terus aku tuh suka marah. Kadang suka marah tanpa hal yang jelas. Kadang suka bete sendiri," ujarnya dalam YouTube yang diunggah 4 tahun lalu.
Ada pula pertanyaan oleh fansnya, Jeje paling gak suka cowok yang seperti apa? Disini Jeje menjawab denga sangat tegas.
"Cowok yang kasar dan egois. Aku juga kesel sama orang yang suka bacot tapi saat kita gak lagi mood," jawabnya.
Hal ini memperlihatkan sifat asli Jeje terhadap kejadian yang menimpa bule perempuan yang diduga mendapatkan pelecehan oleh kelompok lelaki tersebut.
Baginya, tentu pelecehan yang dilakukan kelompok lelaki saat kejadian membuat Jeje marah meski ia menjadi korban penganiayaan. Kini, ia berharap polisi benar-benar bekerja untuk kasus yang dia alami.(Bersambung halaman berikutnya) Suka Berbagi Amal
Suka Berbagi Amal
Selain menunjukkan sikap peduli pada sesama manusia, termasuk adalah bule yang sedang mengalami kekerasan seksual, Jennifer Coppen juga cukup aktif dalam kegiatan kemanusiaan. Selama pandemi Covid-19 dia rajin turun bersama kawan-kawannya memberikan bantuan pangan kepada masyarakat di Bali.
Bahkan, dia membuka donasi kepada siapa pun melalui kanal kitabisa.com. Donasi dari sejumlah pihak dia salurkan ke masyarakat yang membutuhkan di Bali. Dia juga ikut dalam kegiatan @rescue_2000, sebuah komunitas nirlaba yang berkecimpung dalam charity atau amal.
"Aku senang banget bisa menjadi bagian dari team @rescue_2000 untuk membantu temen-temen, saudara, dan keluarga yang membutuhkan. Selama aku masih bernapas aku janji aku akan selalu membantu orang-orang yang membutuhkan pertolonganku. Insyaallah aku bisa membantu lebih banyak lagi dengan bantuan kalian juga dan doa dari kalian. Aku yakin kita bisa membuah perubahan di bumi ini," papar Jennifer Coppen melalui akun instagramnya pada 3 April 2022 lalu. Editor : Yoyo Raharyo