Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kunjungan Wisatawan ke Nusa Penida Anjlok, Tarif Paket Wisata Langsung Terjun Bebas

D
ANDALAN NUSA PENIDA: Objek wisata Pantai Kelingking  yang merupakan salah satu favorit turis asing. (foto: Dewa Ayu Pitri Arisanti/Radar Bali)
ANDALAN NUSA PENIDA: Objek wisata Pantai Kelingking  yang merupakan salah satu favorit turis asing. (foto: Dewa Ayu Pitri Arisanti/Radar Bali)

Advertisement

NUSA PENIDA, Radar Bali.id – Memasuki pertengahan Oktober 2026, arus kunjungan wisatawan ke destinasi wisata Nusa Penida, Klungkung, mengalami penurunan cukup signifikan.

Kondisi melesunya kunjungan yang dirasakan sejak Minggu (11/10/2026) ini berdampak langsung pada banting harga tarif paket perjalanan wisata.

I Ketut Sudirna, salah seorang penyedia jasa transportasi wisata di Nusa Penida menuturkan, tren kunjungan turis sebenarnya masih tergolong ramai hingga Sabtu (10/10/2026).

Advertisement

Namun sehari setelahnya, yakni sejak Minggu (11/10/2026), grafik kunjungan mendadak turun drastis.

Demi menggaet wisatawan di tengah sepinya pemesan, para pelaku jasa perjalanan terpaksa memangkas harga paket wisata cukup dalam.

”Biasanya tarif paket wisata Nusa Penida bagian timur berkisar Rp 1,5 juta, sekarang terpaksa disesuaikan menjadi Rp 1 juta. Sementara untuk paket Nusa Penida barat yang sebelumnya Rp 1,2 juta, turun menjadi Rp 700 ribu,” beber Sudirna.

Sebagai gambaran, rute Nusa Penida timur mencakup objek wisata Pantai Diamond, Atuh, Rumah Pohon, dan Thousand Island. Sedangkan rute barat meliputi Pantai Kelingking, Angel's Billabong, Broken Beach, dan Crystal Bay. Sudirna mengakui margin keuntungan saat ini sangat tipis, namun hal itu terpaksa diambil agar armada tetap beroperasi.

Fenomena penurunan ini dibenarkan Perbekel Desa Bungamekar, I Wayan Yasa. Ia menyebutkan, penurunan angka wisatawan sangat terasa di objek vital seperti Pantai Kelingking.

Pada September 2026 lalu, rata-rata kunjungan wisatawan mencapai 5.000 hingga 6.500 orang per hari, dengan menyumbang pendapatan retribusi daerah mencapai lebih dari Rp 3 miliar dalam sebulan.

”Namun memasuki Oktober 2026 ini, angka kunjungan susut dan hanya berkisar 3.000 orang saja per harinya,” ungkap Yasa. [*]

Advertisement

Artikel Terkait

Viral Beredar Video  Pengunjung Diusir, Begini Keterangan Pemilik Warung Pantai Blue Lagoon

Viral Beredar Video  Pengunjung Diusir, Begini Keterangan Pemilik Warung Pantai Blue Lagoon

Dalam video tersebut, pengunggah menuding pemilik warung lokal di kawasan pantai telah mengusir dirinya bersama rombongan demi memberi ruang bagi wisatawan mancanegara.

High Season Tiba, Okupansi Hotel di Sanur Tembus 75 Persen, Masalah Sampah dan MICE Jadi Evaluasi

High Season Tiba, Okupansi Hotel di Sanur Tembus 75 Persen, Masalah Sampah dan MICE Jadi Evaluasi

Kawasan wisata Sanur mulai menunjukkan geliat positif menyambut musim liburan pertengahan tahun. Tingkat hunian kamar hotel (okupansi) diproyeksikan bakal melonjak tajam

Rupiah Tembus Rp 17.600: Jadi Semalakama, Wisman Berpotensi Betah di Tabanan, Wisatawan Domestik Terancam Lesu

Rupiah Tembus Rp 17.600: Jadi Semalakama, Wisman Berpotensi Betah di Tabanan, Wisatawan Domestik Terancam Lesu

MANAJER  Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih, I Ketut Jhon Purna, mengungkapkan bahwa melemahnya rupiah justru memberikan daya tarik tersendiri bagi turis asing.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer