BULELENG, radarbali.jawapos.com – Program Studi Diploma 3 Divisi Kamar Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Bali memperkuat komitmennya dalam pengembangan desa wisata berbasis akomodasi alam melalui pelatihan pengelolaan glamping di Desa Pancasari yang berfokus pada peningkatan kapasitas dan keterampilan praktis masyarakat.
Program ini selaras dengan tren pariwisata global seperti nature and adventure-based tourism, sekaligus mendukung arah kebijakan dan lima program unggulan Kementerian Pariwisata tahun 2026 dalam penguatan kualitas destinasi, digitalisasi, pariwisata berkelanjutan, pengembangan desa wisata, serta peningkatan daya saing SDM pariwisata.
Selama dua hari, sebanyak 30 peserta yang terdiri dari pemilik dan pengelola usaha glamping, BUMDes, kelompok pemuda, dan Pokdarwis mengikuti pelatihan intensif terkait pelayanan tamu, penyiapan kamar, pembersihan serta pemeliharaan fasilitas, hingga strategi promosi digital dan pengembangan website desa.
Melalui pendekatan community-based tourism dan prinsip keberlanjutan, Prodi Divisi Kamar menekankan pentingnya pengelolaan glamping yang tidak hanya berorientasi pada kenyamanan tamu, tetapi juga keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus kontribusi nyata pendidikan vokasi dalam mendukung penguatan desa wisata berbasis akomodasi alam.
Ke depan, Prodi Divisi Kamar berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan agar standar pelayanan dan digitalisasi dapat diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan di Desa Pancasari.
Editor : Rosihan Anwar