AMLAPURA, RadarBali.id – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Karangasem memicu bencana tanah longsor.
Sebuah senderan (tembok pekarangan) milik I Gusti Lanang Agung Adnyana di Banjar Dinas Padang Tunggal Kauh, Desa Duda, Kecamatan Selat, ambrol pada Senin pagi (2/2/2026). Material longsoran tersebut sempat melumpuhkan akses jalan di lokasi kejadian.
Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 Wita. "Posisi bangunan rumah memang berada di area yang lebih tinggi dari badan jalan," ujar Arimbawa.
Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan tanah di bawah bangunan tergerus hingga tak kuat menopang beban senderan. Akibatnya, material beton dan tanah langsung merosot dan menutupi badan jalan berstatus jalan kabupaten.
Mendapat laporan warga, personel BPBD Karangasem segera dikerahkan ke lokasi dengan membawa alat berat. "Arus lalu lintas sempat terganggu karena tertutup material. Namun, saat ini proses evakuasi sudah selesai dan jalan sudah bisa dilalui kembali," imbuhnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Pemilik rumah hanya mengalami kerugian materiil yang jumlahnya masih dalam proses pendataan.
BPBD Karangasem pun kembali mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti longsor, pohon tumbang, dan banjir di tengah cuaca ekstrem. "Kami meminta warga, terutama yang tinggal di daerah rawan, untuk sementara mencari tempat yang lebih aman demi keselamatan," tegas Arimbawa.[*]
Editor : Hari Puspita