RADAR BALI – Penantian Alfeandra Dewangga untuk menjalani debutnya di Super League 2025/26 bersama Pangeran Biru akhirnya tiba.
Namanya masuk dalam daftar susunan pemain Persib yang diturunkan sejak awal untuk laga tandang kontra Madura United di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu 30 November 2025.
Dewangga, yang sebelumnya sempat turun sebagai pemain pengganti hanya pada laga Persib kontra Selangor FC di ajang AFC Champions League Two 2025/26, dipercaya tampil penuh oleh pelatih Bojan Hodak.
Kehadirannya di starting XI ini membuat beberapa pemain bertahan seperti Frans Putros dan Patricio Matricardi harus memulai dari bangku cadangan, apalagiFrederico Barba juga kembali menjadi starter.
Perubahan juga terlihat di lini serang Maung Bandung, di mana Ramon Tanque mendapatkan kepercayaan turun sejak menit awal, menggantikan Andrew Jung yang menepi terlebih dahulu.
Pesta Gol Maung Bandung
Persib berhasil melanjutkan tren kemenangannya di Super League 2025/26 setelah menumbangkan Madura United dengan skor meyakinkan 4-1.
Kemenangan ini didapatkan berkat gol-gol dari Luciano Guaycochea (menit ke-26), Federico Barba (menit ke-39), Uilliam Barros (menit ke-70), dan gol perdana Thom Haye (menit ke-74).
Sementara gol semata wayang Laskar Sape Kerrab dicetak oleh Joao Pereira Albertine melalui titik putih pada menit ke-69.
Pertandingan berjalan intens. Setelah unggul 2-0 di babak pertama, Persib melakukan penyegaran di masa jeda dengan mengganti bek, Federico Barba oleh Patricio Matricardi.
Di babak kedua, serangkaian serangan dari Persib sempat digagalkan oleh kiper lawan, hingga Madura United berhasil memperkecil kedudukan.
Pada menit ke-68, wasit menunjuk titik putih setelah Cesar dianggap melakukan handsball di kotak terlarang. Semenit kemudian, Joao Pereira Albertine sukses mengeksekusi penalti, mengubah skor menjadi 2-1.
Namun, gol balasan Madura United itu langsung dibayar kontan oleh Persib. Hanya berselang satu menit, Uilliam Barros berhasil menguasai bola liar usai dijatuhkannya Berguinho, dan tanpa ampun langsung melesakkan bola ke gawang Miswar.
Di menit ke-74, giliran gelandang Thom Haye yang mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari kerja sama dengan Berguinho, Haye melepaskan tembakan keras mendatar yang kembali menjebol gawang Laskar Sape Kerrab.
Gol tersebut menjadi gol pertama The Professor untuk Maung Bandung di musim ini, menutup pesta gol Persib menjadi 4-1.
Di menit-menit akhir, Madura United masih tampil menekan. Gol Lulinha sempat tercipta di menit 90+2, namun dianulir wasit karena sang pemain lebih dulu off side.
Reaksi Pelatih dan Pemain
Pelatih Persib Bojan Hodak mengaku puas dengan kemenangan tandang ini. Hodak menilai, para pemain telah menunjukkan daya juang yang luar biasa.
Apalagi dengan jarak pertandingan antara AFC Champions League Two dan Super League yang singkat cukup menguras tenaga.
"Pertandingan yang bagus. Saya tahu pemain kelelahan tapi saya senang bisa memenangkan pertandingan dan mencetak empat gol," kata Hodak.
Hodak juga mengapresiasi kerja keras tim dan rotasi pemain yang dilakukannya untuk menjaga kondisi pemain, sekaligus menyiapkan tim untuk menatap pertandingan selanjutnya.
Da pun senang dengan debut baik dari pemain seperti Alfreandra Dewangga dan Nazriel Alvaro, meski masih ada catatan yang perlu diperbaiki.
Di sisi pemain, gelandang Thom Haye juga menyambut gembira hasil positif ini. Ia mengakui jadwal bulan ini Persib sangat sibuk, namun semua pemain tetap tampil maksimal.
"Saya sangat senang kami bisa mencetak dua gol pada babak pertama. Saya sangat senang dengan hasil ini," ujar Haye.
Madura United Alami 'Malam Terburuk'
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Persib. Dengan tambahan 3 poin, Pangeran Biru naik dari posisi keempat ke peringkat ketiga setelah mengantongi 25 poin, tertinggal dari Borneo FC (33) dan Persija Jakarta (29).
Hasil ini sangat penting dalam persiapan mereka menghadapi laga berikutnya melawan Bangkok United.
Di kubu lawan, pelatih Madura United, Carlos Parreira, mengakui timnya bermain kurang baik dan mengalami 'malam yang sangat buruk'.
Kekalahan 1-4 ini memperpanjang catatan buruk mereka di bawah asuhan Parreira, yang sebelumnya juga kalah 0-1 dari Borneo FC saat debutnya.
"Kami tidak bermain bagus. Kami tidak bermain seperti saat latihan. Kami benar-benar mengalami malam yang sangat buruk," kata Parreira.
"Di momen-momen krusial pertandingan, kami kebobolan. Dan, sekarang kami perlu melihat lagi. Kami perlu menemukan cara agar kami bisa bermain bagus dan meningkatkan tim," tambahnya.***
Editor : Ibnu Yunianto