Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Preview PSIM vs Persebaya: Ujian Berat Laskar Mataram Redam Wajah Baru Green Force

Dhian Harnia Patrawati • Sabtu, 24 Januari 2026 | 12:43 WIB
PSIM melepas tiga pemain di jeda transfer dan empat pemain lain bakal absen saat melawan Persebaya di Stadion Sultan Agung.
PSIM melepas tiga pemain di jeda transfer dan empat pemain lain bakal absen saat melawan Persebaya di Stadion Sultan Agung.

RADAR BALI - Laga panas putaran kedua Super League 2025/2026 akan mempertemukan PSIM Yogyakarta menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu (25/1/2026).

Duel ini menjadi sorotan tajam mengingat kedua tim tengah melakukan perombakan besar dan persiapan intensif di tengah jadwal yang padat.

Pelatih anyar Persebaya Surabaya Bernardo Tavares terus memacu persiapan timnya. Meski memiliki jeda kompetisi hampir dua pekan untuk mematangkan taktik dan fisik, Tavares menghadapi tantangan nyata terkait kondisi tiga pemain asing barunya asal Brasil.

Gustavo Fernandes, Bruno Paraiba, dan Jefferson Silva dilaporkan masih berjuang melawan dampak perjalanan lintas benua. Kendala utama yang mereka hadapi adalah masalah jet lag kronis yang mengganggu kualitas tidur.

Hal ini membuat tim pelatih harus bekerja ekstra keras untuk memulihkan kebugaran dasar mereka sebelum melangkah ke menu latihan taktik yang lebih berat.

Selain memantau pemain baru, tim medis Persebaya juga memberikan perhatian khusus pada para pemain yang sempat menepi akibat cedera.

Pemantauan intensif dilakukan agar Tavares memiliki kedalaman skuad yang cukup saat bertandang ke Yogyakarta.

Pelatih asal Portugal itu berharap peningkatan stamina yang signifikan dapat tercapai dalam waktu singkat guna mengimbangi permainan cepat tuan rumah.

Van Gastel: Mengantisipasi "Wajah Baru" Green Force

Di kubu tuan rumah, pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul Van Gastel, menaruh kewaspadaan tinggi.

Kemenangan tipis namun krusial Persebaya atas Malut United pada 10 Januari lalu menjadi bukti bahwa efek kedatangan Tavares langsung bekerja.

Van Gastel menilai perubahan di tubuh Persebaya tidak hanya terjadi di kursi kepelatihan, tetapi juga pada pendekatan permainan di lapangan.

Kewaspadaan Van Gastel didasari oleh sulitnya memprediksi pola permainan lawan yang telah bertransformasi.

Masuknya pemain-pemain baru dengan karakteristik berbeda membuat rekaman pertandingan Persebaya di putaran pertama tidak lagi sepenuhnya relevan.

Pelatih asal Belanda ini melihat bahwa motivasi tinggi para pemain tamu untuk membuktikan diri di bawah asuhan pelatih baru adalah ancaman yang harus diredam sejak menit awal.

Adu Taktik dan Fleksibilitas di Sultan Agung

Persiapan PSIM Yogyakarta kini berfokus pada fleksibilitas taktik. Menyadari bahwa Persebaya datang dengan potensi "ledakan" baru, Van Gastel menyiapkan beberapa skenario alternatif.

Pelatih asal Belanda itu tidak ingin timnya terjebak dalam pola permainan yang monoton yang mudah dibaca oleh lawan.

Staf pelatih PSIM telah membedah kemenangan Persebaya atas Malut United untuk mencari celah yang bisa dimanfaatkan.

Koordinasi lini belakang menjadi fokus utama demi mengantisipasi kecepatan para pemain depan Persebaya yang diprediksi akan tampil agresif.

Baginya, laga ini adalah ujian konsistensi untuk menjaga keangkeran Stadion Sultan Agung sekaligus mempertahankan posisi di papan atas klasemen.

Misi Pembuktian di Laga Perdana Putaran Kedua

Bagi Bernardo Tavares, laga ini adalah ajang pembuktian bahwa kemenangan atas Malut United bukanlah kebetulan semata.

Eks pelatih PSM Makassar ini menekankan pentingnya pemahaman karakter antar-pemain dalam waktu yang singkat ini.

Sementara bagi PSIM, kemenangan atas tim sebesar Persebaya akan menjadi suntikan moral yang luar biasa untuk mengarungi sisa putaran kedua.

Dengan tensi yang sudah memanas sebelum peluit pertama dibunyikan, duel antara strategi Eropa dari Van Gastel dan gaya disiplin Tavares diprediksi akan menyajikan tontonan berkualitas tinggi bagi para pencinta sepak bola nasional.***

Editor : Ibnu Yunianto
#Super League 2025 2026 #psim yogyakarta #berita persebaya hari ini #stadion sultan agung #PSIM vs Persebaya #Persebaya Surabaya #laskar mataram #Bernardo Tavares #pemain baru persebaya