RADAR BALI – Persib Bandung menunjukkan pertahanan yang solid di kompetisi Super League musim 2025/26.
Salah satu faktor kunci di balik kokohnya lini belakang Pangeran Biru adalah performa konsisten bek asal Argentina, Patricio Matricardi.
Pemain yang akrab disapa Pato ini tidak hanya menjadi pilihan utama, tetapi juga mencatatkan statistik yang luar biasa dalam hal durasi bermain, tingkat disiplin, hingga efektivitas dalam menggalang pertahanan.
Hingga pekan ke-18, Patricio Matricardi tercatat sebagai pemain bertahan dengan menit bermain tertinggi di skuad asuhan Bojan Hodak.
Dari total 18 pertandingan yang sudah dilakoni Persib, Pato hampir tidak tergantikan dengan tampil dalam 17 pertandingan selama 1.402 menit.
Catatan ini menempatkan Pato di posisi teratas dalam daftar bek paling sibuk di skuad Persib.
Jika menilik perbandingannya dengan pemain belakang lain, posisi kedua ditempati oleh Julio Cesar yang mengemas 17 penampilan dengan durasi 1.162 menit.
Sementara itu, Federico Barba tercatat tampil sebanyak 13 kali dengan total waktu bermain selama 847 menit.
Dominasi Duel dan Pertahanan yang Efektif
Kekuatan Matricardi tidak hanya terletak pada ketahanannya di lapangan, tetapi juga pada kemampuannya memenangkan bola.
Berdasarkan data teknis, Pato menjadi momok bagi penyerang lawan dalam situasi bola udara.
Dia tercatat memenangkan 46 kali duel udara, sebuah angka yang wajar mengingat posturnya yang menjulang.
Selain itu, Pato juga sangat cekatan dalam menyapu bahaya di area penalti dengan catatan 49 kali sapuan (clearances) sukses.
Meski bermain agresif dengan mencatatkan 11 kali tekel sukses, ia tetap mampu menjaga kedisiplinan yang luar biasa.
Sepanjang musim ini, Pato baru mengantongi satu kartu kuning. Sebagai perbandingan, meski memiliki jumlah pertandingan yang sama, Julio Cesar sudah mengoleksi 3 kartu kuning.
Hal ini membuktikan bahwa Pato adalah bek yang mengutamakan kecerdasan posisi dibandingkan pelanggaran keras.
Pengakuan dari Bojan Hodak
Performa apik Pato pun mendapat apresiasi khusus dari sang pelatih, Bojan Hodak. Menurut pelatih asal Kroasia tersebut, kontribusi Pato jauh melebihi sekadar angka-angka di atas kertas.
"Bagi seorang pemain belakang, catatan itu cukup bagus. Dan berdasarkan statistik, dia adalah bek dengan catatan duel terbaik," ujar Hodak.
Bagi Hodak, Pato menunjukkan konsistensi penampilan yang luar biasa.
Tidak hanya tangguh dalam bertahan, Pato juga tercatat telah memberikan kontribusi ofensif berupa 1 gol dan 2 assist, yang menjadikannya salah satu bek paling komplet di kompetisi musim ini.
Dengan rapor rata-rata performa di angka 7.1, Pato kini menjadi tumpuan utama dalam menjaga ambisi juara Pangeran Biru.***
Editor : Ibnu Yunianto