Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Persik Kurangi Ketergantungan pada Enrique-Walian, Datangkan Duo Bomber Asing

Dhian Harnia Patrawati • Rabu, 4 Februari 2026 | 06:20 WIB
Persik Kediri rekrut Ernesto Gomez & Rodrigo Dias untuk pertajam lini serang Pelatih Persik Marcos Reina guna kurangi beban Jose Enrique.
Persik Kediri rekrut Ernesto Gomez & Rodrigo Dias untuk pertajam lini serang Pelatih Persik Marcos Reina guna kurangi beban Jose Enrique.

RADAR BALI - Persik Kediri resmi memperkuat kedalaman skuadnya untuk mengarungi sisa musim kompetisi Super League 2025/2026.

Manajemen Macan Putih mendatangkan dua pemain asing baru, Ernesto Gomez dan Rodrigo Dias, guna meningkatkan produktivitas tim yang selama ini dinilai terlalu bertumpu pada figur tertentu.

Ernesto Gomez merupakan pemain serbabisa asal Spanyol yang didatangkan dari UD Ibiza, klub kasta ketiga Spanyol.

Meski posisi aslinya adalah pemain tengah, Ernesto memiliki fleksibilitas tinggi untuk beroperasi sebagai penyerang sayap kanan, sayap kiri, hingga penyerang tengah.

Di sisi lain, Rodrigo Dias hadir untuk mengisi pos ujung tombak. Pemain berkebangsaan Brasil ini bukan orang baru di sepak bola Asia.

Sebelum merapat ke Kediri, ia membela PT Prachuap FC di Liga Thailand dan memiliki rekam jejak mentereng di Vietnam serta Malaysia.

Selama berkarier di Liga Vietnam, jebolan Cruzeiro U20 ini mencatatkan 20 gol dan 12 assist dari 60 laga.

Ketajamannya berlanjut di Liga Malaysia dengan torehan 10 gol dan 4 assist hanya dalam 22 pertandingan.

Evaluasi Lini Depan dan Misi Mengurangi Ketergantungan

Hingga paruh pertama musim, lini depan Persik Kediri menunjukkan ketergantungan yang sangat besar pada sosok Jose Enrique dan Ezra Walian.

Statistik menunjukkan dominasi kedua pemain tersebut dalam skema penyerangan:

Jose Enrique: Menjadi mesin gol utama dengan 6 gol dari 17 laga, menempatkannya di jajaran 5 besar pencetak gol terbanyak liga.

Ezra Walian: Sang kapten tampil impresif sebagai kreator dengan koleksi 5 gol dan 6 assist.

Imanol Garcia: Membantu dari lini kedua dengan sumbangan 3 gol.

Meskipun produktif, manajemen mencatat minimnya kontribusi gol dari penyerang lokal seperti Yandi Sofyan dan Wigi Pratama.

Hal ini membuat variasi serangan Macan Putih mudah terbaca oleh lawan. Kedatangan duo Gomez-Diaz diharapkan menjadi solusi atas masalah konsistensi yang sempat membuat tim tertahan di peringkat ke-13 klasemen.

Manajer Tim Persik Kediri M Syahid Nur Ichsan menjelaskan bahwa perekrutan ini merupakan langkah strategis berdasarkan kebutuhan teknis di lapangan.

"Kehadiran Ernesto Gomez dan Rodrigo Diaz berdasarkan rekomendasi dari pelatih. Kami yakin dengan kualitas dan potensi yang dimiliki mereka bisa membantu Persik Kediri meraih posisi terbaik," tutur M Syahid Nur Ichsan.

Ia juga menambahkan bahwa tambahan tenaga ini sangat krusial untuk melengkapi skuad yang sudah lebih dulu mendatangkan Jon Toral, Adrian Luna, serta Chechu Meneses.

Transisi taktik di bawah arahan Pelatih Persik Marcos Reina Torres menuntut opsi serangan yang lebih beragam.

Dengan masuknya Ernesto Gomez dan Rodrigo Dias, tantangan besar kini berada di tangan Marcos Reina untuk meracik strategi yang tidak hanya mengandalkan Jose Enrique.

Dengan kedalaman skuad yang dimiliki, Persik Kediri berharap mampu memanfaatkan seluruh potensi lini serang guna mendongkrak posisi Persik Kediri di klasemen akhir Super League 2025/2026.***

Editor : Ibnu Yunianto
#bursa transfer #persik kediri #Adrian Luna #Rodrigo Dias #Imanol Garcia #Jon Toral #Ernesto Gomez #jose enrique #marcos reina #ezra walian #pemain baru #chechu meneses