Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Figure Skating Putri: Ami Nakai dan Kaori Sakamoto Berebut Gelar Ratu Es di Olimpiade 2026

Dhian Harnia Patrawati • Kamis, 19 Februari 2026 | 03:11 WIB
Ami Nakai unggul di babak kualifikasi berkat putaran triple axel yang berisiko. Nakai hanya berselisih 2 poin dari legenda Kaori Sakamoto yang akan pensiun setelah olimpiade.
Ami Nakai unggul di babak kualifikasi berkat putaran triple axel yang berisiko. Nakai hanya berselisih 2 poin dari legenda Kaori Sakamoto yang akan pensiun setelah olimpiade.

RADAR BALI – Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026 terus menyuguhkan kejutan yang tidak terduga.

Perhatian dunia tertuju pada arena figure skating putri. Jepang tampil sangat dominan dengan menempatkan dua atlet terbaiknya di puncak klasemen menjelang final free skating Kamis malam nanti.

Bintang muda berusia 17 tahun, Ami Nakai, tampil memukau dalam debut Olimpiadenya.

Mengawali program dengan iringan musik "La Strada" karya Nino Rota, Nakai langsung menggebrak dengan mendaratkan Triple Axel yang sempurna.

Keberanian teknis ini membawanya meraih skor personal terbaik musim ini sebesar 78,71. "Berada di sini terasa seperti mimpi," ujar Nakai penuh kegembiraan seperti dikutip Olympic.

"Saya sangat senang bisa mengeksekusi Triple Axel dengan bersih di panggung semegah ini."

Kenaikan performa Nakai tergolong meteorik, mengingat setahun lalu ia hanya finis di posisi ke-15 pada kejuaraan nasional Jepang.

Tarian Perpisahan Kaori Sakamoto

Tepat di belakang Nakai, sang juara dunia tiga kali dan peraih perunggu Olimpiade 2022, Kaori Sakamoto, membayangi di posisi kedua dengan skor 77,23.

Tampil artistik dengan lagu "Time to Say Goodbye", Sakamoto menunjukkan kematangan luar biasa sebagai atlet senior.

Meski terdapat sedikit catatan under-rotation pada kombinasi lompatannya, Sakamoto tetap menjadi ancaman besar bagi Nakai.

Bagi Sakamoto, Milano Cortina 2026 direncanakan menjadi panggung terakhirnya sebelum pensiun.

Ratu Es Jepang itu membawa misi besar untuk melengkapi koleksi medalinya dengan emas Olimpiade yang selama ini belum teraih.

Ancaman dari Amerika Serikat dan Kuda Hitam

Dominasi Jepang tidaklah tanpa tantangan. Alysa Liu dari Amerika Serikat menempel ketat di posisi ketiga dengan skor 76,59.

Liu, yang kembali dari masa pensiunnya dengan otoritas baru, mengaku hanya ingin fokus membagikan ceritanya di atas es tanpa terbebani hasil skor.

Sementara itu, Mone Chiba dari Jepang berada di posisi keempat, memperkuat peluang Jepang untuk menyapu bersih lebih dari satu medali.

Di sisi lain, atlet netral Adeliia Petrosian tetap menjadi "kuda hitam" yang patut diwaspadai di posisi kelima.

Drama dan Ketidakpastian di Atas Es

Kejutan pahit dialami juara nasional AS, Amber Glenn, yang merosot ke posisi ke-13 setelah gagal melakukan putaran penuh pada salah satu lompatannya.

Hal ini menjadi pengingat bagi Nakai dan Sakamoto bahwa satu kesalahan kecil di babak free skating nanti bisa mengubah segalanya.

Dengan selisih skor yang sangat tipis, hanya 1,48 poin antara Nakai dan Sakamoto, final malam ini diprediksi akan menjadi salah satu momen paling ikonik dalam sejarah figure skating putri Jepang.

Apakah sang maestro Sakamoto akan menutup kariernya dengan emas, atau sang meteor Nakai yang akan memulai era barunya?

Jadwal Final: Babak Free Skating putri dijadwalkan berlangsung hari ini, Kamis, 19 Februari 2026, mulai pukul 23.00 WIB.***

Editor : Ibnu Yunianto
#Ami Nakai #Olimpiade Musim Dingin 2026 #Women Single Skating #2026 Winter Olympics #taylor swift #olimpiade musim dingin #Figure Skating Putri #Sport News #jepang #Milano Cortina 2026 #Free Skating #Hasil Figure Skating #Kaori Sakamoto