RADAR BALI - Persib Bandung tidak memiliki banyak waktu untuk menatap laga pekan ke-23 Super League 2025/26.
Setelah mengalahkan Persita Tangerang 1-0, Pangeran Biru hanya memiliki waktu dua hari efektif untuk mempersiapkan tim menghadapi Madura United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis, 26 Februari 2026.
Pelatih Persib Bojan Hodak mengakui jeda antarpertandingan kali ini tergolong sangat singkat bagi skuad asuhannya. "Ya, persiapan kami memang singkat, hanya tiga hari," kata pelatih asal Kroasia tersebut.
Kendati menghadapi jadwal padat, pelatih Bojan Hodak menegaskan bahwa timnya tetap dalam kondisi siap tempur.
Kabar baiknya, tidak ada pemain yang mengalami cedera serius setelah pertandingan kontra Persita Tangerang pada 22 Februari 2026 lalu.
Kekuatan lini tengah Persib juga dipastikan meningkat dengan kembalinya sang kapten, Marc Klok, dalam sesi latihan tim.
Sebelumnya, Klok harus menepi selama hampir empat pekan akibat cedera yang didapat saat melawan PSBS Biak. Selama masa pemulihan, ia mengaku tetap menjalani program latihan mandiri demi menjaga kebugaran.
Meski sudah kembali, Klok menyadari bahwa dirinya mungkin tidak akan langsung tampil sebagai starter. "Jadi saya mulai dari cadangan mungkin, dan bermain beberapa menit untuk comeback setelah empat minggu," tuturnya.
Mewaspadai Taktik 'Parkir Bus'
Bojan Hodak mengingatkan anak asuhnya untuk tetap waspada karena Madura United menunjukkan performa yang jauh lebih baik dibandingkan putaran pertama.
"Madura sekarang terlihat lebih lebih baik dan mereka cukup solid dalam bertahan," terangnya.
Seperti Bhayangkara FC, Madura United piawai menerapkan strategi compact defense yang menumpuk pemain di tengah dan mid block untuk memudahkan transisi dari bertahan ke serangan balik kilat.
Pelatih asal Kroasia ini memprediksi tim tamu akan mengusung pendekatan defensif yang sangat solid alias pertahanan gerendel (catenaccio).
"Seperti semua tim yang datang ke sini untuk melawan kami, mereka biasanya akan menerapkan taktik parkir bus. Jadi pertandingan ini tidak akan mudah," jelasnya.
Taktik defensif ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi pengatur serangan seperti Thom Haye.
Pelatih Bojan Hodak dan staf pelatih lainnya kini fokus meramu strategi khusus untuk membongkar pertahanan rapat skuad asuhan pelatih Madura United Carlos Parreira. "Kami harus sabar, sangat sabar dalam membangun permainan," pungkas Hodak.
Taktik lazim digunakan Persib ketika menghadapi tim-tim di GBLA adalah memaksimalkan kelincahan pemain sayap, umpan-umpan dari tengah lapangan langsung ke depan dengan memanfaatkan striker bertubuh tinggi, serta memaksimalkan skema bola mati.
Persib juga terlatih menghadapi tim yang menumpuk pemain di kotak penalti dan membuang seluruh bola sebelum masuk ke kotan 12 pas.
Pangeran Biru biasanya akan mengeksploitasi celah antar pemain lawan dengan menurunkan buldozer yang gemar melakukan terobosan-terobosan cepat seperti Saddil Ramdani. ***
Editor : Ibnu Yunianto