Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Baru 50 Persen, Pemkab Tabanan Optimistis Penataan Kabel Jalan Gajah Mada Kelar Akhir November

J
Penulis: Juliadi Radar Bali❯
SEDAP DIPANDANG MATA : Jalan Gajah Mada Tabanan yang tanpa kabel semrawut. (foto: Juliadi/Radar Bali)
SEDAP DIPANDANG MATA : Jalan Gajah Mada Tabanan yang tanpa kabel semrawut. (foto: Juliadi/Radar Bali)

Advertisement

TABANAN, Radar Bali.id – Pengerjaan penataan kabel jaringan internet (wifi) di sepanjang Jalan Gajah Mada, Tabanan, saat ini baru menyentuh angka 50 persen.

Kendati demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan optimis proyek perapian estetika kota ini bakal rampung sepenuhnya pada akhir November mendatang.

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tabanan, I Gusti Putu Winiantara, menyampaikan bahwa proses penataan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan jajaran penyedia layanan telekomunikasi (provider).

"Kalau target selesai penataan kabel wifi kami upayakan sampai akhir November mendatang," ungkap Winiantara saat ditemui pada Selasa, 3 November 2026.

Advertisement

Penataan ini tidak hanya menyasar Jalan Gajah Mada, melainkan juga membentang hingga ke Jalan Pahlawan, kawasan Patung Sagung Wah, serta areal Lapangan Alit Saputra Tabanan.

Winiantara menjelaskan, pekerjaan di Jalan Gajah Mada saat ini berfokus pada perapian kabel yang menjuntai, menyisir, serta menggulung kabel tua yang tak berfungsi. Pelaksanaan teknis di lapangan terus berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tabanan.

Untuk mempercepat pengerjaan, Diskominfo telah memfasilitasi penyediaan sejumlah tiang khusus sebagai jalur baru penarikan kabel fiber optik (FO). Provider diminta tertib memanfaatkan tiang tersebut serta memasang label di setiap kabel guna mempermudah identifikasi dan pemeliharaan.

"Penataan ini diharapkan dapat mengurangi kabel semrawut yang mengganggu estetika kota maupun berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan," tegasnya.

Terkait wacana penanaman kabel bawah tanah (underground network), Winiantara menyebut langkah tersebut belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat. Pemkab masih harus menyusun Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan serta arsitektur jaringannya terlebih dahulu.

“Rencana kabel bawah tanah FS-nya belum jadi. Nanti dibuat FS terlebih dahulu, termasuk arsitekturnya," pungkasnya. [*]

Advertisement

Artikel Terkait

Keren! Diskominfo-PUPR Tabanan Tertibkan Kabel Semrawut, Jalan Gajah Mada pun Memesona

Keren! Diskominfo-PUPR Tabanan Tertibkan Kabel Semrawut, Jalan Gajah Mada pun Memesona

Langkah ini diambil selain untuk menata estetika wajah Kota Tabanan, juga demi menjawab keluhan masyarakat terkait maraknya kabel internet yang berseliweran tak beraturan.

Dituding Tabrak Sempadan Sungai, Dinas PUPR Tabanan Pastikan Gazebo di Selabih Sesuai Aturan

Dituding Tabrak Sempadan Sungai, Dinas PUPR Tabanan Pastikan Gazebo di Selabih Sesuai Aturan

Sempat adanya keluhan publik terkait pembangunan taman serta fasilitas gazebo terbuka di Desa Selabih, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan

Imbas Bising Proyek Penataan, Okupansi Hotel di Candidasa Merosot di Musim Kunjungan Tertinggi

Imbas Bising Proyek Penataan, Okupansi Hotel di Candidasa Merosot di Musim Kunjungan Tertinggi

Memasuki periode musim tingginya kunjungan wisatawan (high season), tingkat hunian kamar (okupansi) hotel dan vila di Kabupaten Karangasem belum merata.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer