Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Cegah WNA Berulah, Tim Pora Tabanan Sidak WNA

Hari Puspita • Rabu, 31 Mei 2023 - 17:03 WIB
PANTAU LAPANGAN : Tim Pora yang melakukan sidak terhadap WNA di Banjar Nyanyi, Desa Beraban, Kediri, Tabanan.(foto:juliadi/radar bali)
PANTAU LAPANGAN : Tim Pora yang melakukan sidak terhadap WNA di Banjar Nyanyi, Desa Beraban, Kediri, Tabanan.(foto:juliadi/radar bali)
TABANAN, Radar Bali .id– Maraknya ulah warga negara asing (WNA) yang berwisata ke Bali dan mengganggu ketertiban umum. Ditambahkan dengan kerap kali melanggar administrasi yakni mereka berada di Bali menggunakan visa izin wisata, tapi digunakan untuk bekerja.

Kondisi ini membuat Tim Pengawas Orang Asing (Tim Pora) Kabupaten Tabanan turun melakukan pengawasan terhadap sejumlah orang yang asing yang tinggal di Tabanan. Pengawasan itu dilakukan di sebuah proyek di Banjar Nyanyi, Desa Beraban, Kediri, Tabanan.

Dalam sidak yang dilakukan itu, petugas memang mendapati ada pekerja orang asing di proyek tersebut. Tetapi setelah dilakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang WNA. Secara keseluruhan mereka memiliki Itas dan visanya kerja.

Selain itu sidak juga dilakukan di sejumlah hotel dan villa yang ada di seputaran Kecamatan Kediri.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tabanan I Wayan Sarba didampingi Kabid I Bidang Kewaspadaan Dini Made Sabda Wijaya mengatakan Tim Pora yang terdiri dari Imigrasi, Polres Tabanan, Kejari Tabanan dan Kesbangpol melakukan sidak. Salah satunya ke proyek Villa Banjar Nyanyi, Desa Beraban.

"Memang benar kami temukan WNA bekerja, tetapi memang memakai visa kerja semuanya,” ungkapnya.

Sarba menjelaskan tujuan awal sidak adalah pendataan orang asing yang tinggal di Tabanan. Kemudian adanya atensi secara langsung dari Gubernur Bali, dimana terus maraknya ulah dari WNA. Selain itu banyaknya WNA yang tidak tertib administrasi.

“Artinya mereka datang ke Bali berwisata atau holiday, tapi malah bekerja berusaha. Ini jadi atensi pengawasan kami di Tim Pora,” kata Sarba, Selasa (30/5/2023).

Pengawasan terhadap WNA yang tinggal di Tabanan seperti ini memang rutin dilakukan. Tetapi kali ini semakin ditingkatkan melihat meningkat kunjungan wisata ke Bali. Kemudian makin banyaknya WNA yang berulah.

"Ini juga sebagai upaya kami untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.Gangguan keamanan, dan ketertiban umum. Kan banyak kejadian dari WNA dan viral sekarang ini. Nah itu yang kami awasi pula,” ungkapnya.

Meski pihaknya belum menemukan pelanggaran. Tim Pora tetap melakukan pengawasan. Sehingga bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan/

Pihaknya juga berharap partisipasi masyarakat dan segera melaporkan ketika menemukan ada orang asing yang datang untuk berlibur justru bekerja dari Bali (Tabanan) atau membuat gangguan di tengah masyarakat.

“Jadi kita punya prinsip dalam kedatangan WNA itu ada dua kebijakan, pertama hanya orang asing yang bermanfaat bagi negeri yang bisa masuk, seperti investor dan lainnya. Kedua orang asing yang datang berkunjung namun tidak mengganggu ketertiban dan keamanan negara,” pungkasnya. [juliadi/radarbali]

  Editor : Hari Puspita
#WNA berulah #Tim Pora Tabanan #sidak WNA