Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Siaga Kebencanaan, BPBD Badung Anggarkan Rp 25 Miliar di Belanja Tak Terduga

Ni Made Ari Rismaya Dewi • Selasa, 29 Agustus 2023 | 17:05 WIB
SIAPKAN ANGGARAN : Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung sekaligus Kepala BPBD Badung, I Wayan Adi Arnawa (kiri) didampingi Kepala Pelaksana BPBD Badung, I Wayan Darma (kanan). (NM rismaya dewi).
SIAPKAN ANGGARAN : Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung sekaligus Kepala BPBD Badung, I Wayan Adi Arnawa (kiri) didampingi Kepala Pelaksana BPBD Badung, I Wayan Darma (kanan). (NM rismaya dewi).

MANGUPURA, Radar Bali.id - Kesiapsiagaan Kabupaten Badung dalam penanganan kebencanaan semakin didorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung sekaligus Kepala BPBD Badung, I Wayan Adi Arnawa ungkap saat ini hampir sepuluh persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) disalurkan untuk kebencanaan.

"Memang kalau saya lihat persentase mungkin menyebar di berbagai program-program daerah. Mungkin saya kira bagian daripada mandatory, tidak sebanyak 10 persen dari APBD," tuturnya, kemarin (28/8/2023).

Bantuan atau Belanja Tidak Teduga (BTT) juga dianggarkan untuk program dari BPBD, Dinas PUPR, Dinas Perkim, dan OPD terkait lainnya. Tetapi yang paling penting daripada jumlah anggaran menurutnya adalah kesiapan program-program dari Kabupaten Badung.

Ia pun mendorong agar semua perangkat daerah harus mulai berpikir untuk melakukan transformasi teknologi dan bergerak secara inovatif dalam membangunan pelayanan berbasis teknologi.

"Jangan sampai kita buat program tapi kenyataannya tidak bisa sustainable, kan ini yang menjadi kendala. Saya lihat sementara mungkin (masih di bawah 10 persen) dari APBD kita Rp7,4 triliun di 2023 ini," paparnya.

Disebutnya Kabupaten Badung mungkin menjadi salah satu daerah yang bisa membantu langsung kepada masyarakat yang terkena bencana.

"Beberapa kali perjalanan, sudah berapa banyak yang kita bantu, (seperti, red) ada rumah atau merajan roboh. Sudah Rp25 miliar untuk 2023 dan itu semua sumber dari BTT. Itu salah satu komitmen terkait dengan penanganan kebencanaan," sambungnya.

Lebih lanjut, Kepala Pelaksana BPBD Badung, I Wayan Darma turut menyampaikan bahwa bantuan atau BTT di tahun 2023 termasuk untuk bantuan rumah, senderan di perumahan, maupun pura yang mengalami kerusakan akibat bencana.

"Sesuai dengan instruksi pimpinan, sudah menyalurkan bantuan atau BTT di tahun 2023 ini sejumlah Rp25 miliar sekian. Salah satu di antaranya adalah ketika Pura Uluwatu tersambar petir, dananya (dari) BTT yang dialokasikan dalam rangka penanganan bencana," terangnya.

Adapun tahapan pencairan dana yang pertama sudah dilakukan di bulan Januari sampai Mei 2023 lalu. [*]

Editor : Hari Puspita
#anggaran #bpbd badung #bencana