MANGUPURA, Radarbali.id- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pariwisata di Kabupaten telah dibentuk tahun 2023 lalu. Namun, keberadaannya belum dinilai maksimal. Kabupaten Badung yang memiliki bentangan pantai luas dan pariwisata dunia, hanya memiliki 40 orang personel.
Kepala Satpol PP Badung, IGAK Suryanegara, Senin (16/9) mengatakan, mengenai Satpol PP Pariwisata di Kabupaten Badung masih berjalan. Memang, untuk saat ini hanya memiliki 40 orang personel.
Ada pun rincian penempatannya di Kecamatan Mengwi ditugaskan 8 orang, Kecamatan Kuta Utara 8 orang, Kuta ditugaskan 8 orang dan juga 8 orang lagi di Kuta Selatan. Selebihnya di pos induk 8 orang.
”Jumlah personelnya hanya 40 orang. Penempatan anggota prioritas di kawasan pantai. Kami lakukan rotasi tugas, pada pagi 2 orang, sore 2 orang dan besoknya juga begitu. Karena bentangan pantai di Badung cukup luas yakni dari Tanjung Benoa hingga Cemagi,” ungkapnya kemarin.
Menurutnya, untuk penambahan personel belum bisa dilakukan, karena anggota terbatas. “Kami harus tetap menyiapkan anggota di luar Satpol PP Pariwisata sebanyak 80 orang,” terang birokrat asal Denpasar ini.
Selain itu, anggota di Satpol PP Badung juga terus berkurang. Karena, ada yang pensiun, mutasi dan ada yang menjadi P3K di instansi lain. ”Awalnya jumlah pegawai (Satpol PP Badung, Red) ada 400 lebih. Namun, sekarang hanya 200-an orang. Selain itu, personel juga harus disiapkan untuk tugas jaga di kediaman rumah jabatan, karena ada di beberapa tempat,” ungkapnya.
Selain itu, sarana dan prasarana juga terbatas. Seperti, sepeda motor patroli yang dibutuhkan 12 unit, tapi baru ada 3 unit. “Kita butuh sepeda motor bukan mobil, untuk menghindari kekroditan di jalur macet,” jelasnya.
Ia menegaskan kembali, untuk menjalankan secara maksimal Satpol PP Pariwisata, kendalanya personel, sarana dan prasarana. ”Beberapa kali kami ajukan tetapi tereliminasi dan dimohon untuk bersabar saja. Tiga unit kendaraan motor ini, kita dapatkan dari CSR BPD Bali. Rencananya akan dapat di tahun 2025 nanti, mudah-mudahan tidak tereliminasi lagi,” pungkasnya. ***
Editor : Made Dwija Putera