RADAR BALI - Bali United FC bakal menyiapkan diri jelang pekan ke-10 BRI Super League 2025/26 hari Sabtu (25/10) malam menjamu Persita di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Laga ini diprediksi akan menjadi ajang adu ketangguhan dua penjaga gawang asing, Mike Hauptmeijer dari Bali United dan Igor Rodrigues dari Persita.
Hasil poin penuh pada pekan ke-9 dalam laga tandang ke markas Persijap Jepara menjadi momentum kebangkitan bagi Serdadu Tridatu untuk kembali mendulang raihan positif.
Momen kebangkitan ini tak lepas dari penampilan impresif sang penjaga gawang, Mike Hauptmeijer.
Kiper asal Belanda ini tengah on fire dengan menduduki puncak klasemen sebagai penjaga gawang dengan save terbanyak hingga pekan ini.
Total, ia telah mencatatkan 33 penyelamatan dari delapan penampilan.
Dalam laga terakhir mengalahkan Persijap Jepara (1-2), kiper 28 tahun itu berhasil mengoleksi 6 penyelamatan gemilang.
Kinerja tersebut membawanya meraih penghargaan OPPO Player of the Match kali kedua.
Meski baru pertama kali berkarier di Indonesia, Mike sudah "nyetel" dengan permainan sepak bola di Tanah Air. Salah satu kekurangan Mike adalah 15 gol yang telah bersarang di gawangnya, menandakan kelemahan lini belakang Bali United.
Mantan kiper PEC Zwolle itu mengungkapkan kunci konsistennya adalah keterbukaan dan respek terhadap pertandingan di sini.
“Saya pikir kuncinya adalah terbuka dan respek dengan pertandingan di sini. Tempo dan gaya permainan tentu berbeda dengan Belanda, tetapi saya mencoba fokus memahami rekan dalam tim, komunikasi di lapangan dan adanya dukungan di pertandingan,” ungkap Mike, yang merasa Bali sudah menjadi rumah kedua.
Mike menyadari perbedaan gaya bermain, di mana sepak bola Belanda lebih terstruktur dan taktis, sementara di Indonesia sangat dinamis, emosional, dan menuntut kecepatan serta individual skill.
“Ini menjadi tantangan yang indah untuk menggabungkan kedua gaya tersebut menjadi sama, kedisiplinan yang saya bawa dari Belanda dan energi yang saya dapatkan di sini (Indonesia),” jelasnya.
Konsistensi Igor Rodrigues, Pilar Tangguh Pendekar Cisadane
Di kubu lawan, Persita Tangerang memiliki palang pintu terakhir yang tak kalah tangguh, yaitu kiper asal Portugal, Igor Rodrigues.
Berdasarkan data performa, Igor telah tampil dalam 8 pertandingan, kebobolan 9 gol, dan mencatatkan 2 clean sheets.
Meski baru kebobolan 9 gol dari 8 penampilan, Igor dikenal memiliki catatan impresif di musim-musim sebelumnya.
Igor adalah pemegang catatan clean sheet terbanyak di awal musim Liga 1 2024/2025 dari 11 laga, dan hanya kebobolan 6 kali—menunjukkan konsistensi yang baik.
Penampilannya yang gemilang sering menjadi pemain kunci dalam menjaga pertahanan Persita.
Bahkan, kontribusinya membantunya didaulat sebagai Pemain Terbaik pada pekan ketujuh saat Persita mengalahkan Persib Bandung 2-1, di mana ia juga sukses menggagalkan tendangan penalti.
Selain itu, ia pernah meraih penghargaan Liga 1 Save of the Month untuk September 2024, Januari 2025, dan April 2025, serta masuk dalam Liga 1 Team of the Season 2024–25, menandakan dia adalah kiper terbaik Liga 1 2024/2025.
Lulusan akademi Benfica ini, yang mengawali karir profesionalnya di Tocha.
Laga yang mempertemukan Bali United FC (peringkat 7 klasemen sementara) dan Persita (peringkat 2 klasemen sementara) ini bukan hanya tentang perebutan poin.
Pertandingan ini juga menjadi ajang pembuktian, siapa yang lebih mentereng kinerjanya. Apakah Hauptmeijer, kiper dengan penyelamatan terbanyak, atau Rodrigues, kiper dengan catatan save of the month mentereng?
Jawabannya ada pada Sabtu (25/10) malam.***
Editor : Ibnu Yunianto