SEMARAPURA - Movable bridge (MB) atau jembatan gerak di Pelabuhan Nusa Penida, Desa Kutampi, Kecamatan Nusa Penida akhirnya diperbarui. Adapun kini, MB tersebut masih dalam proses pengerjaan di Kota Tanggerang, Banten.
Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung I Nyoman Sucitra, Selasa (24/8) MB yang ada saat ini harus segera diganti lantaran kualitasnya sudah di bawah standar. Mengingat MB itu sudah ada sejak tahun 2006 dan selama ini belum pernah menjalani pemeliharaan.
“Selama ini, kami main tambal sulam. Kalau ada yang rusak, kami pakai plat. Namun tidak juga bertahan dan kembali rusak. Apalagi kondisinya juga sudah karatan. Seharusnya memang sudah harus diganti,” katanya.
Pembuatan MB kali ini menelan anggaran Rp 6,6 miliar lebih yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Berdasarkan prediksi, pengerjaan MB itu akan tuntas antara September atau Oktober mendatang.
Lebih lanjut untuk memaksimalkan pelayanan di pelabuhan itu, diungkapkannya ada investor yang ingin menyumbang membangunkan dermaga plengsengan.
Di mana bila ternyata kegiatan bongkar muat kapal melebihi kapasitas dari MB, dapat dialihkan ke dermaga plengsengan. Sehingga kegiatan bongkar muat dapat efektif dan efisien.
“Plengsengan ini juga untuk mengantisipasi apa bila MB tidak berfungsi atau rusak,” ujarnya.
Meski niat investor tersebut sangat baik, menurutnya persyaratan pembangunan dermaga plengsengan tetap harus dipenuhi. Yakni sebelum membangun dermaga plengsengan dilakukan, menurutnya harus dibuat kajian terlebih dulu.
“Begitu juga dengan Detail Engineering Design (DED). Kami harapkan, biaya untuk ini juga ditanggung pihak penyumbang karena kami sebenarnya tidak ada rencana membuat plengsengan,” tandasnya.
Editor : Yoyo Raharyo