Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Prajurit TNI Gantung Diri di Tukad Bangkung dari Kesatuan Raider 900

Yoyo Raharyo • Minggu, 5 Desember 2021 | 14:15 WIB
prajurit-tni-gantung-diri-di-tukad-bangkung-dari-kesatuan-raider-900
prajurit-tni-gantung-diri-di-tukad-bangkung-dari-kesatuan-raider-900

Pelaku bunuh diri bisa dari berbagai profesi. Tak terkecuali anggota TNI, meski telah mendapatkan gemblengan fisik dan mental sangat baik. Seperti yang dilakukan I Nyoman Trika, prajurit TNI dari Bataliyon Infanteri (Yonif) Raider 900.



ANDRE SULLA, Badung


 


I Nyoman Trika Daryanta adalah salah satu bukti bahwa anggota TNI yang telah mendapatkan tempaan mental bisa goyah ketika mendapat tekanan mental.


 


Nyoman Trika diketahui nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di sebelah jembatan Tukad Bangkung, Desa Belok Sidan, Petang, Badung Sabtu (04/12).


 


Tubuh pemuda 22 tahun merupakan prajurit TNI dari Kesatuan Bataliyon Infanteri Raider 900. Ia mengikuti pendidikan di Singaraja. Melalui jentang tamtama. Yakni Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata). Bila melihat jenjang pendidikannya, maka pangkatnya prajurit dua (prada).


 


"Kami sudah koordinasi dengan teman-teman TNI. Almarhum siswa TNI dengan nomor T. 473 di Dikamata Gel II Ta 2020, Singaraja. Dan sekarang sudah masuk kesatuan Raider 900," jelas sumber yang minta namanya dirahasiakan.


 


Diketahui, Trika merupakan pemuda asal Banjar Selanbawak Kelod, Desa Selanbawak, Marga, Tabanan. Desa ini berada di selatan Desa Sembung, Mengwi.


 


Tubuh Trika ditemukan pertama kali oleh salah satu pengguna jalan yang kebetulan melintas, lalu berhenti untuk beristirahat sejenak sekitar pukul 08.00 Wita.




Pengguna jalan itu sempat duduk beristirahat di pinggir jembatan, sebelah barat yakni bagian utara jembatan. Ketika beristirahat di pinggir jalan itulah terlihat seutas tali yang terikat di tiang lampu.



Lantaran penasaran, dilihatlah tali itu ke bawah jembatan. Ternyata di ujung tali itu terdapat orang sedang tergantung di bawah jembatan.




Temuan itu menjadi geger. Sejumlah warga langsung dipanggil dan mendekat ke lokasi. Pun warga melaporkan ke pihak Polsek Petang, Badung.


 


"Diduga Nyoman Trika Daryanta bunuh diri dengan cara menjerat lehernya dengan tali, kemudian terjun dari jembatan," beber sumber petugas, Sabtu (04/12).




Petugas pun langsung melakukan olah TKP. Lantaran evakuasi diketahui sulit. Polsek berkoordinasi dengan Polda dan Tim SAR. Evakuasi baru selesai Pukul 14.30 Wita menggunakan alat mountainering.



Kapolsek Petang AKP Nyoman Budiasa mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi terkait kasus bunuh diri tersebut.


 


"Kami masih lidik. Cari kebenarannya. Sabar, ya," jelas Budiasa singkat.



Dia juga belum mau membeberkan soal dugaan kuat bahwa Trika merupakan anggota TNI dari Raider 900.

Editor : Yoyo Raharyo
#prajurit tni