DENPASAR - Gubernur Bali Wayan Koster membenarkan bahwa salah satu tema rangkaian pertemuan G20 batal digelar di Bali.
Hal ini dikatakan karena memang kemauan peserta dan juga panitia agar pertemuan 2nd dan 1st FMCBG dipindahkan dari Bali ke Jakarta.
"Penumpang ini kan turun di Jakarta. Kenapa diadakan di Jakarta? supaya tidak merepotkan para peserta," ujar Koster pada Kamis (20/1/2022).
Tidak merepotkan perserta yang dimaksud Gubernur Koster, yakni tak lain soal karantina di Jakarta terlebih dahulu.
Dan apabila pertemuan ini dilajukan di Bali, maka peserta juga harus menunggu dulu kemudian baru diangkut ke Bali dengan pesawat khusus.
"Karena persertanya banyak, jadi membutuhkan sekian kali ke penerbangan ke Bali. Dari segi management itu sangat menyulitkan, disamping juga memberatkan para peserta," ujar Koster.
Dengan sejumlah alasan tersebut, Koster pun memahami. Namun dipastikan oleh Koster, untuk rangkaian pertemuan G20 lainnya, termasuk pertemuan para Kepala Negara pada bulan Oktober mendatang masih tetap di Bali.
"Saya memahami keputusan ibu menteri keuangan untuk satu tema ini dipindah ke Jakarta. Tapi yang lain masih tetap di Bali," pungkasnya.
Editor : Didik Dwi Pratono