Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Pantas BBM Langka di Bali, Ternyata Tidak Hanya Pembatasan Kuota, Begini Masalahnya

M.Ridwan • Rabu, 7 Desember 2022 | 04:00 WIB
RESAH: Antrean kendaraan mobil dan motor di SPBU jalan Gatsu Barat Denpasar terus mengular hingga Selasa (6/12/2022). (Foto: Adrian Suwanto/Radar Bali)
RESAH: Antrean kendaraan mobil dan motor di SPBU jalan Gatsu Barat Denpasar terus mengular hingga Selasa (6/12/2022). (Foto: Adrian Suwanto/Radar Bali)
MANGUPURA – Pembatasan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) baik pertalite maupun solar di Bali tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga dikeluhkan oleh pihak SPBU. “Pertalite masih ada, cuma ya dikirimnya 8 ton dari biasanya 16 ton. Itu pun jarang, kadang 2 hari sekali dari biasanya setiap hari,” ujar salah satu petugas SPBU di Nusa Dua, Bali pada Selasa (6/12/2022).

Dampak dari ini, pihak SPBU pun kewalahan karena pelanggan yang mengisi kendaraanya dengan BBM mengular bahkan hingga bikin macet sejumlah jalan.

Menyoal tentang ini, pihak Pertamina melalui Cholishon Liwajhillah selaku Pjs. Area Manager Commrel & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus sebelumnya mengatakan untuk antrian solar di beberapa SPBU di wilayah Bali tersebut dikarenakan kuota solar di SPBU daerah tersebut sudah habis karena ada aturan pembatasan kuota solar dari regulator.

“Pertamina menyalurkan solar subsidi sudah sesuai dengan aturan kuota yang ditetapkan oleh regulator, dalam hal ini Badan Pengendalian Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). Karena peruntukan solar subsidi berdasarkan peraturan Presiden Nomor 191 tahun 2014 telah menetapkan konsumen yang berhak menggunakan solar subsidi,” katanya.

Pertamina mengaku terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan kepolisian serta SPBU agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal dan melakukan tindakan yang diperlukan untuk memaksimalkan penyaluran ke konsumen lebih selektif dengan melakukan upaya pengalihan kuota antar Kota/ Kabupaten di Provinsi Bali agar distribusi Solar Subsidi merata. (ara/rid)

  Editor : M.Ridwan
#pembatasan kuota bbm #pertamina #bbm langka #Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus #kelangkaan solar - pertalite