DENPASAR, radarbali.id - Persoalan Raperda Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Bali 2025-2045 sempat disoroti DPRD Bali terutama mengenai frase.
Sebelumnya Pj Gubernur Bali memberikan judul pada raperda RPJPD Bali Dwipa Jaya tanpa frase peninggalan Wayan Koster maupun gubernur terdahulu.
Dewan meminta supaya ditambahkan frase "Semesta Berencana" di pandangan umum seluruh fraksi. Dalam jawaban Pj Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya di rapat paripurna kemarin (1/7/2024), pihaknya sepakat dengan usulan penambahan frase tersebut.
"Terkait saran penambahan frase“Semesta Berencana” pada judul
Raperda, pada prinsipnya saya dapatmenerima usul Dewan untukpenambahan frase tersebut.Terkait saran penambahan frase pada rumusan Visi, pada prinsipnya saya
apresiasi. Dapat saya sampaikan, bahwa rumusan Visi dalam Raperda secara
implisit telah mengandung makna sesuai dengan nilai-nilai yang diusulkan," jelas pensiunan polisi ini.
Mahendra Jaya menjelaskan Bali Dwipa Jaya memiliki makna "Jayalah Pulau Bali”, diambil dari slogan yang ada pada pataka lambang Provinsi Bali sebagai pengejawantahan cita-cita para pendahulu.
“Bali Maju, Hijau, Tangguh, Sejahtera, dan Berkelanjutan, dengan Tetap Berpijak pada Budaya Lokal Bali” merupakan kristalisasi dari Visi Indonesia Emas Tahun 2045, dan kearifan lokal Bali Sad Kerthi yangmenjadi landasan dalam pembangunan Bali Era Baru.
“Berpijak pada Budaya Lokal”bermakna bahwa “Bali memiliki kemampuan mewujudkan tradisi kehidupan yang harmoni berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi”.
"Sedangkan untuk penyelarasan dengan Peta Jalan Ekonomi Kerthi Bali Menuju Bali Era Baru: “Hijau, Tangguh, dan Sejahtera”, sudah tercantum dalam rumusan Visi: “Maju, Hijau, Tangguh, Sejahtera, dan Berkelanjutan”," paparnya dalam sambutannya.
Selain itu, diwawancarai dengan Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra saat ditanya mengenai Visi RPJPD untuk mempertegas kembali, Made Indra mengaku lupa. Meminta membaca kembali sambutan Pj Gubernur.
"Bali Dwipa Jaya seterusnya saya tidak hafal. Tadi sudah dengar lihat saja teksnya. Saya tidak hafal," ucapanya.***
Editor : M.Ridwan