Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Berhasil Kumpulkan 878 Kg Sampah! Gojek dan Sungai Watch Bersatu Bersihkan Kawasan Mangrove di Sidakarya

Admin Radar Bali • Senin, 25 November 2024 | 18:12 WIB

 

Gojek menggerakkan karyawan dan mitra driver bersama tim Sungai Watch untuk membersihkan kawasan mangrove di Sidakarya Kota Denpasar.
Gojek menggerakkan karyawan dan mitra driver bersama tim Sungai Watch untuk membersihkan kawasan mangrove di Sidakarya Kota Denpasar.

DENPASAR, radarbali.jawapos.com Gojek, layanan on-demand di Indonesia dari PT GoTo Gojek Tokopedia, Tbk (BEI: GOTO) menggerakkan karyawan dan mitra driver bersama tim Sungai Watch untuk membersihkan kawasan mangrove di Sidakarya Kota Denpasar, dari sampah plastik.

Aksi hari Minggu ini berhasil mengumpulkan 878 kilogram sampah. Sebagai bagian dari kampanye #RajegBali, inisiatif pelestarian lingkungan dan budaya berkelanjutan yang diusung Gojek sejak Oktober 2024, kegiatan ini menggunakan kekuatan ekosistem Gojek dan kemitraan dengan komunitas lokal untuk mengatasi isu lingkungan dan budaya Bali yang strategis.

Permasalahan sampah plastik di Bali telah mencapai titik kritis, dengan sekitar 33.000 ton sampah plastik tercatat mengalir melalui 390 sungai ke laut setiap tahunnya

Dampaknya bukan hanya pada kerusakan ekosistem perairan, tetapi juga citra Bali sebagai destinasi wisata dunia. Pantai-pantai ikonik seperti Kuta, Seminyak, dan Jimbaran kerap dipenuhi sampah plastik, terutama di musim hujan, yang menurunkan daya tarik wisata dan mengancam sektor pariwisata Bali.

"Aksi ini adalah langkah nyata untuk mengatasi masalah sampah plastik yang mencemari sungai dan kawasan perairan Bali.

Dengan melibatkan komunitas, seperti mitra driver Gojek, kami percaya perubahan besar dapat dicapai secara berkelanjutan," ujar Dika Dai, Partnerships Manager Sungai Watch.

Keterlibatan mitra driver Gojek menjadi salah satu pilar utama kegiatan bersih sungai bersama Sungai Watch. Dengan mobilitas yang tinggi, mitra driver Gojek memainkan peran penting sebagai agen perubahan.

Tidak hanya membantu membersihkan sungai, mereka juga terlibat dalam edukasi publik, mengajak wisatawan dan masyarakat lokal untuk menjaga lingkungan.

"Melalui #RajegBali, kami ingin menunjukkan bahwa mitra driver kami adalah bagian dari solusi. Mereka tidak hanya penggerak ekonomi, tetapi juga penjaga lingkungan Bali yang kita cintai," ujar Rayi Bimantara, Area Head Gojek Bali dan Nusa Tenggara.

Aksi ini mencerminkan sinergi yang kuat antara sektor swasta, komunitas lokal, dan masyarakat adat dalam menjaga kelestarian Bali.

Kolaborasi seperti ini menjadi langkah penting dalam memastikan Bali tetap menjadi destinasi wisata yang berkelanjutan dan ramah lingkungan di masa depan.

"Kami percaya bahwa keberlanjutan Bali sebagai destinasi wisata dunia tidak hanya bergantung pada pelestarian alam, tetapi juga pada kolaborasi yang kuat antara berbagai pihak.

Melalui program seperti #RajegBali, kami berharap dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk bersama-sama menjaga keindahan dan kelestarian Bali," tutup Rayi Bimantara, Area Head Gojek Bali dan Nusa Tenggara.

Sejak Oktober 2024, Gojek meluncurkan program #RajegBali sebagai inisiatif untuk mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Bali dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat lokal dan perlindungan lingkungan.

Program ini bekerja sama dengan Majelis Dewan Adat Provinsi Bali dan komunitas lokal untuk mempromosikan pariwisata otentik berbasis kearifan lokal.

Melalui #RajegBali ekonomi lokal diperkuat dengan menyediakan platform digital Gojek bagi pengembangan UMKM tradisional, upaya perlindungan lingkungan, dan mempromosikan destinasi wisata yang belum banyak dikenal wisatawan.

Program ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan pariwisata dan pelestarian budaya Bali yang kaya dan otentik. (msk) 

Editor : Rosihan Anwar