Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

PLN UIP Bangun Pembangunan Sutet 500 KV Gilimanuk-Antosari, Gubernur Koster Dukung Agar Bali Mandiri Energi dan Naik Kelas

Ni Kadek Novi Febriani • Jumat, 25 Juli 2025 | 09:19 WIB
MANDIRI ENERGI: Gubernur Bali, Wayan Koster bersama dengan jajaran PLN UIP JBTB melaksanakan rapat terkait itu di  Rapat Kertha Sabha, Jaya Sabha Denpasar, Rabu (23/7/2025).
MANDIRI ENERGI: Gubernur Bali, Wayan Koster bersama dengan jajaran PLN UIP JBTB melaksanakan rapat terkait itu di Rapat Kertha Sabha, Jaya Sabha Denpasar, Rabu (23/7/2025).

DENPASAR, radarbali.jawapos.com -  Cegah adanya blackout lagi seperti Mei 2025 lalu, pembangunan Sutet 500 kV Gilimanuk-Antosari dikebut antisipasi pertumbuhan beban listrik di Kabupaten Jembrana dan Tabanan. Gubernur Bali, Wayan Koster bersama dengan jajaran PLN UIP JBTB melaksanakan rapat terkait itu di  Rapat Kertha Sabha, Jaya Sabha Denpasar, Rabu (23/7/2025).

Pembangunan Sutet 500kV Gilimanuk-Antosari antisipasi  pertumbuhan beban listrik untuk wilayah Bali. Hadir  Executive Vice President Kontruksi Jawa, Madura, Bali, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PT PLN (Persero), Ratnasari Sjamsudin.

Ia mengatakan, pembangunan SUTET 500kV Gilimanuk-Antosari merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) sesuai dengan RUPTL Tahun 2025-2034 yang bertujuan untuk menjaga keandalan dan perkuatan sistem kelistrikan di Provinsi Bali dalam mengantisipasi pertumbuhan kelistrikan yang cukup tinggi.

 Baca Juga: Fenomea Fatherless, Dinas P3AP2KB Sebut Orang Tua di Denpasar Lebih Berbagi Peran, Imbau Ayah Antar Anak ke Sekolah Hari Pertama

PLN merinci konsumsi listrik di Bali  di Februari 2025 alami beban puncak mencapai 1189 MW. Sedangkan daya mampu pembangkit, Daya Mampu Netto (DMN) 1519 MW dan Daya Mampu Pembangkit (DMP) 1388 MW sehingga cadangan energi hanya sebesar 199 MW.

Lebih lanjut Ratna menyatakan, estimasi pertumbuhan kelistrikan di Provinsi Bali mencapai 6 persen  atau bertambah sekitar 60MW per tahun.

Dengan pasokan bauran energi Bali terdiri dari batubara 38,8 persen, LNG 16,8 persen ,MFO 2 persen , HSD 12,5 persen dan SKLT Jawa-Bali 29,9 persen.

Terkait keterbatasan cadangan energi di Provinsi Bali, PT. PLN (Persero) telah menetapkan langkah mitigasi antara lain untuk mitigasi jangka pendek dengan pengoperasian EBT PLTP Ijen (34 MW) dan dan penyelesaian pembangkit EBT/PLTS 50 MWp, PLTD 220 MW serta PLTGU 200 MW.

 “Mitigasi jangka menengah dengan menyelesaikan penambahan kapasitas pembangkit sebesar 450 MW dan mitigasi jangka Panjang dengan penyelesaian Jawa Bali 500 kV Project,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster  mengatakan, upaya PLN untuk memperkuat sistem kelistrikan di Bali sejalan dengan program Bali Mandiri Energi yang ramah lingkungan.

Dengan mengembangkan energi yang ramah lingkungan, menurutnya kepariwisataan Bali menjadi naik kelas.***

Editor : M.Ridwan
#Mandiri Energi #pln uip #pulau bali #gubernur koster #sutet