Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Drama Kartu Merah dan Gol Dedik Dianulir Warnai Laga Arema FC vs Persita Tangerang

Dhian Harnia Patrawati • Rabu, 31 Desember 2025 | 00:39 WIB
TERJUNGKAL DI KANDANG - Arema FC kalah 0-1 akibat gol Persita Tangerang di menit akhir pertandingan.
TERJUNGKAL DI KANDANG - Arema FC kalah 0-1 akibat gol Persita Tangerang di menit akhir pertandingan.

RADAR BALI - Stadion Kanjuruhan, Malang, menjadi saksi bisu pertarungan sengit penuh drama saat Arema FC menjamu Persita Tangerang dalam lanjutan pekan ke-15 Super League 2025/2026, Selasa (30/12).

Pertandingan yang diwarnai guyuran hujan deras ini berakhir imbang tanpa gol hingga jeda antarpemain, namun tensi tinggi sudah terasa sejak peluit pertama dibunyikan.

Laga baru berjalan tiga menit, insiden medis sudah mewarnai lapangan. Bek Persita, Mario Jardel, harus mendapatkan perawatan intensif setelah berduel dengan Salim Akbar Tuharea.

Meski sempat mencoba melanjutkan pertandingan, Jardel akhirnya menyerah dua menit kemudian dan harus ditarik keluar untuk digantikan oleh Andrean Benyamin.

Di tengah tempo permainan yang sedang, Arema FC mulai mengancam pada menit ke-18 melalui tendangan melengkung Dedik Setiawan yang masih melenceng tipis.

Gelombang serangan berlanjut lewat aksi Valdeci di sektor kanan, namun penyelesaian akhir masih menjadi kendala bagi tim berjuluk Singo Edan tersebut.

Momen paling kontroversial terjadi pada menit ke-23. Stadion Kanjuruhan sempat bergemuruh saat sundulan Dedik Setiawan memanfaatkan skema sepak pojok berhasil menggetarkan jala gawang Igor Rodrigues.

Namun, sukacita tersebut hanya bertahan sekejap. Wasit Asep Yandis menganulir gol tersebut setelah meninjau VAR, yang menunjukkan adanya pelanggaran oleh pemain Arema sebelum bola masuk ke gawang.

Menjelang akhir babak pertama, Arkhan Fikri nyaris memecah kebuntuan pada menit ke-27.

Sayangnya, tendangan keras sang gelandang muda masih mampu ditepis secara heroik oleh Igor Rodrigues yang tampil gemilang di bawah mistar gawang Pendekar Cisadane. Skor kacamata pun bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua: Duel Kiper Brasil dan Drama VAR

Memasuki paruh kedua, intensitas pertandingan meningkat. Baru dua menit berjalan, Valdeci melakukan aksi individu memukau dengan melewati Zalnando di kotak penalti.

Namun, duel sesama pemain Brasil ini dimenangkan oleh kiper Igor Rodrigues yang sigap mengamankan bola.

Persita tak tinggal diam. Melalui skema serangan balik cepat pada menit ke-63, Hokky Caraka mendapatkan peluang emas satu lawan satu dengan kiper Arema FC, Lucas Frigeri.

Namun, Frigeri membuktikan kelasnya dengan menahan bola dalam jarak dekat, memaksa Hokky gigit jari karena kegagalannya mengonversi peluang.

Drama puncak terjadi pada menit ke-66. Andrean Rindorindo awalnya diganjar kartu kuning karena menjatuhkan pemain Arema di luar kotak terlarang.

Namun, wasit Asep Yandis kembali dipanggil untuk mengecek monitor VAR. Setelah mengamati insiden dari berbagai sudut dengan cukup lama, wasit secara mengejutkan membatalkan kartu kuning tersebut dan langsung memberikan kartu merah kepada Andrean pada menit ke-69.

Keunggulan jumlah pemain langsung coba dimanfaatkan oleh tuan rumah. Valdeci mengambil eksekusi tendangan bebas dari pelanggaran tersebut, namun bola sepakannya masih melambung jauh di atas mistar.

Hingga akhir pertandingan, Arema FC terus berupaya membongkar pertahanan disiplin Persita yang kini harus berjuang dengan sepuluh pemain. 

Nahas, di menit 90+1, Arema justru kebobolan oleh gol Aleksa Andrejic. 

Persita Tangerang melakukan serangan balik pada menit ke-89.

Dejan Racic dan dua rekannya menyerang Arema FC setelah melihat lini belakang lawan dalam kedaan kosong. Dejan mengirim umpan ke Aleksa Andrejic dan berhasil membuahkan gol. Arema FC tertinggal 0-1 hingga akhir pertandingan.

Dengan hasil ini, Persita nyaman menempati posisi 5 klasemen sementara menggantikan PSIM yang bermain imbang di kandang. 

Sedangkan Arema berkutat di peringkat 18 klasemen sementara dengan nilai 18, sama dengan Persik Kediri. ***



Editor : Ibnu Yunianto
#dedik setiawan #dedik arema fc #Arema vs persita #arema vs persebaya #Persita Tangerang #arema malang #dejan antonic #kartu merah #Arema Malang vs Persebaya Surabaya #Arema vs persita Tangerang #Aleksa Andrejic #Hasil Arema Hari Ini #Arema Malang FC #Arema kalah lagi #arema fc