Rombongan tersebut ada di sana dalam rangka bekerja. Diduga melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus kejahatan yang berkaitan dengan BBM ilegal, juga galian di salah satu proyek belah tebing untuk pembangunan vila.
Informasi yang dihimpun radarbali.id, tim yang diberangkatkan ke Nusa Penida dipimpin langsung seorang Kanit berinisial Kompol Nu, didampingi beberapa anggotanya, salah satu orang adalah Iptu IGN.
"Kejadian pada April ini. Tujuannya untuk penyidikan migas dan galian dalam proyek di salah satu proyek vila yang sementara potong tebing di daerah Sekartaji, Nusa Penida," kata salah satu sumber di kepolisian, Kamis (27/4).
Saat melintas di salah satu tanjakan di Desa Sekartaji, mobil yang ditumpangi rombongan polisi itu mogok dan langsung terjun ke jurang. Sumber yang meminta namanya dirahasiakan ini mengaku bahwa belum tahu total anggota yang ikut, termasuk jenis mobil dan plat nomor yang ditumpangi tim.
"Sepertinya kasus ini ditutupi," katanya.
Sumber ini menyebutkan, setelah dievakuasi, para korban dibawa dari Nusa Penida langsung ke Sanglah. Sebab ada yang mengalami luka-luka.
Lagi dikatakan, jumlah anggota bulum diketahui secara pasti, termasuk kedalaman jurang yang dimaksud.
Dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Bali Kombespol Syamsi belum merespons. Begitu juga Direskrimsus Polda Bali, Kombespol Hendri Fiuser belum memberikan jawaban ketika ditanya melalui pesan Whatsapp. (dre) Editor : Yoyo Raharyo