Denpasar, 15 November 2023 – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Denpasar melakukan adopsi struktur dan revitalisasi konservasi terumbu karang sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dengan melakukan penanaman terumbu karang baru di Pantai Pemuteran, Kab. Buleleng - Bali. Program adopsi struktur dan restorasi terumbu karang ini bekerjasama dengan Yayasan Biorock Indonesia Lestari, pada Rabu (15/11).
Sudah 1/3 atau lebih tepatnya 33,82% terumbu karang di seluruh perairan Indonesia telah mengalami kerusakan atau dalam kondisi yang kurang baik, menurut Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (RPL) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Padahal terumbu karang adalah area dengan keanekaragaman tertinggi di bumi, terlebih lagi Indonesia. Urgensi untuk perlindungannya semakin tinggi.
“Kehadiran PNM di tengah-tengah masyarakat juga tidak berhenti pada stakeholders kita saja, tetapi masyarakat dan lingkungan di sekitarnya,” ucap Mira Damayanti selaku Kepala Divisi Jasa Manajemen dan TJSL PNM.
Pantai Pemuteran sendiri adalah salah satu objek wisata di Desa Wisata Pemuteran yang sering dijuluki hidden gem yang memiliki sekitar 80% keanekaragaman hayati laut. Terumbu karang yang dimiliki oleh pantai ini juga menjadi salah satu daya tariknya. Sehinga revitalisasi yang dilakukan oleh PNM ini nantinya dapat memberikan multiplier effect.
Terus memberdayakan masyarakat Indonesia, PNM juga memiliki komitmen dalam berjalan di setapak keberlanjutan dengan 3 pilar utama yakni ekonomi, sosial, dan lingkungan. Terutama untuk giat ini, PNM mengupayakan perwujudan Tujuan Pembangan Berkelanjutan (TPB) Poin 14 Ekosistem Lautan dan Poin 13 Penanganan Perubahan Iklim.
“Kami akan terus memonitor agar upaya ini tidak berhenti pada adopsi struktur dan penanaman saja, tetapi sampai adanya pertumbuhan hingga revitalisasi terumbu karang ini betul-betul nyata,” tutup Mira. (*)
Editor : Rosihan Anwar