Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

IHSG Longsor, Berpotensi Rebound pada Rabu 9 April 2025, Sektor Ini Berpeluang Jadi Penggerak

Dhian Harnia Patrawati • Rabu, 9 April 2025 | 01:50 WIB
bei-buka-29-kantor-perwakilan-dan-358-galeri-ini-tujuannya
bei-buka-29-kantor-perwakilan-dan-358-galeri-ini-tujuannya

RADAR BALI - Bursa Efek Indonesia (BEI) anjlok 7,9 persen ke level 5.996,14.
Perdagangan bahkan sempat dihentikan selama setengah jam karena terjadi penurunan lebih dari 8 persen.

Apakah IHSG pada perdagangan Rabu 9 April 2025 berpeluang terus ambruk atau justru rebound?

Berlawanan dengan di awal perdagangan, tekanan jual di akhir sesi mereda.

Pulihnya sentimen global yang ditunjukkan dengan stabilnya Wall Street dan pertumbuhan indeks Nikkei, Hang Seng, dan Kospi menenangkan kepanikan investor.

Kebijakan otoritas bursa yang menaikkan batas bawah auto rejection (ARB) menjadi 15 persen juga membantu investor untuk tidak melakukan perdagangan secara emosional (panic selling).

Selain itu, investor juga menyadari bahwa harga-harga saham domestik sudah terdiskon cukup besar.

Karena itu, IHSG pada perdagangan Rabu 9 April 2025 berpotensi rebound secara teknikal.

Sejumlah analis memperkirakan secara teknikal IHSG akan mencoba kembali ke atas level 6.100 – 6.200.

Sejumlah sektor yang terimbas perang dagang diperkirakan akan mengalami volatilitas, terutama tekstil, alas kaki, elektronik ringan, dan manufaktur berbasis impor.

Sedangkan sektor perbankan yang hari ini mengalami koreksi cukup dalam (BBRI, BMRI, BBCA) diperkirakan akan kembali dilirik investor.

Sektor teknologi diperkirakan akan kembali pulih mengikuti sentimen positif Nasdaq.

Demikian pula dengan sektor komoditas yang mengalami optimisme karena kenaikan harga komoditas di pasar global.

Sentimen yang dipastikan dapat menimbulkan optimisme pasar pada Rabu 9 April 2025 adalah indeks Wall Street.

Bila indeks kembali positif, pasar saham domestik diprediksi berpotensi mengalami rebound. ***

 

Editor : Ibnu Yunianto
#bursa efek #IHSG ambruk #ihsg anjlok #IHSG anjlok 2025 #ihsg #bursa efek indonesia