Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Amankan BBM di Labuan Bajo, Suplai BBM ke SPBU Beroperasi 24 Jam, Pertamina Patra Niaga Kerahkan Kapal dan Mobil Tangki

Rosihan Anwar • Senin, 18 Agustus 2025 | 04:05 WIB
Suplai BBM ke SPBU Beroperasi 24 Jam menjadi komitmen Pertamina Patra Niaga untuk mengamankan distribusi BBM di wilayah Labuan Bajo dan sekitarnya.
Suplai BBM ke SPBU Beroperasi 24 Jam menjadi komitmen Pertamina Patra Niaga untuk mengamankan distribusi BBM di wilayah Labuan Bajo dan sekitarnya.

LABUAN BAJO, radarbali.jawapos.com – Distribusi BBM yang terdampak oleh cuaca ekstrem hingga saat ini di wilayah Labuan Bajo, NTT, dan sekitarnya, menjadi perhatian khusus Pertamina Patra Niaga.

Untuk itu, suplai BBM ke SPBU Beroperasi 24 Jam menjadi komitmen Pertamina Patra Niaga untuk mengamankan distribusi BBM di wilayah tersebut.

Semula distribusi BBM ke Labuan Bajo dilakukan secara reguler dari Fuel Terminal Reo. Kini, pasokan ditambah melalui dua titik alih suplai, yakni dari Fuel Terminal BBM Maumere dan Fuel Terminal BBM Ende.

Sebagai bagian dari optimalisasi distribusi, Sales Area NTT Pertamina Patra Niaga mengerahkan armada tambahan dari kedua terminal tersebut.

Dari Fuel Terminal Maumere, telah dioperasikan 3 unit mobil tangki berkapasitas 16.000 liter dengan total pasokan 48.000 liter produk Pertamina Dex.

Sementara dari Fuel Terminal Ende, 6 unit mobil tangki dengan kapasitas yang sama dikerahkan, membawa total 96.000 liter produk Biosolar.

“Fuel terminal kami beroperasi 24 jam untuk memastikan ketersediaan BBM di Labuan Bajo dan sekitarnya tetap terjaga. Kami juga memprioritaskan pengiriman ke SPBU serta pengisian bagi konsumen kendaraan.

Sementara itu, pengisian untuk konsumen non-kendaraan kami lakukan pengaturan mencegah potensi tindakan spekulatif,” jelas Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi.

Ahad juga menambahkan bahwa lusa, kapal tanker dijadwalkan melakukan bongkar muat di Fuel Terminal BBM Reo dengan membawa 250.000 liter Pertamina Dex dan 800.000 liter Biosolar untuk menambah stok BBM di wilayah tersebut.

Sebagai informasi rata-rata konsumsi penggunaan BBM SPBU wilayah Labuan Bajo untuk produk Pertalite 6.090 liter, Pertamax 7.020 liter, Biosolar 2.220 liter, Pertamina Dex 5.940 liter.

“Dengan tambahan pasokan ini, didukung dua titik alih suplai dan optimalisasi distribusi yang kami lakukan, kami mengamankan distribusi BBM tercukupi,” pungkasnya.

Pertamina menyampaikan terima kasih atas kesabaran dan pengertian masyarakat, yang sepenuhnya dipicu oleh faktor cuaca ekstrem yang berdampak pada mobilisasi kapal suplai ke Fuel Terminal BBM Reo.

Masyarakat diimbau untuk membeli BBM secara bijak dan tepat.

 

 

 

Editor : Rosihan Anwar
#pertamina patra niaga