Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Tempati Kios Bagus, Pedagang Goa Lawah Ngaku Sepi Pembeli, Ramai Saat Kegiatan Keagamaan Saja

Hari Puspita • Rabu, 10 Mei 2023 | 01:05 WIB
TERTATA RAPI TAPI PEMBELI SEPI : Plaza kuliner dan cenderamata Goa Lawah, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan (dewa ayu pitri arisanti/radar bali)
TERTATA RAPI TAPI PEMBELI SEPI : Plaza kuliner dan cenderamata Goa Lawah, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan (dewa ayu pitri arisanti/radar bali)
Puluhan pedagang telah menempati kios di plaza kuliner dan cenderamata Goa Lawah, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Klungkung, sebulan lamanya, tepatnya sejak awal April 2023. Hanya saja kios yang didesain layaknya restoran pinggir pantai itu sepi pembeli. Keramaian hanya sewaktu ada kegiatan agama saja.

PENUTURAN dari salah  seorang pedagang di plaza kuliner Goa Lawah, Nengah Suamiati, Senin (8/5/2023) menuturkan dia telah berjualan di kawasan Pura Goa Lawah sejak tahun 1990-an.

Dulu omzet yang didapat cukup besar sehingga dia bertahan berjualan di sana. Tetapi seiring waktu, pedagang kian banyak dan omzetnya terus menurun. Kondisi itu kian diperparah saat tidak ada umat Hindu yang melakukan persembahyangan di Pura Goa Lawah.

“Kalau musim ngaben atau ada kegiatan keagamaan di Pura Goa Lawah, jualan Rp100 ribu pasti dapat. Tapi kalau tidak ada persembahyangan, sepi sekali. Seribu rupiah saya pernah tidak dapat jualan,” tuturnya.

Dia berharap kawasan Goa Lawah tidak hanya didatangi oleh umat yang ingin bersembahyang tetapi juga untuk berlibur menghilangkan penat. Sebab menurutnya penataan kawasan Goa Lawah sudah sangat bagus sehingga cocok untuk pengunjung yang ingin bersantai menghilangkan penat.

“Tempatnya sudah bagus sekali. Cuma kunjungannya saja masih sepi. Semoga banyak yang berkunjung ke sini,” harap wanita yang berjualan makanan dan minuman ringan tersebut.

Begitu juga yang diungkapkan Ketut Suriati, pedagang bakso di plaza kuliner Goa Lawah. Dia mengaku mendapat jualan bila pengunjung atau pemedek parkir di lahan parkir seberang Pura Goa Lawah.

Sebab pemedek pasti melewati kiosnya bila menuju atau pulang dari Pura Goa Lawah. Sementara hingga saat ini masih saja ada pemedek yang memarkirkan kendaraannya langsung di kawasan Pura Goa Lawah. “Kalau parkir di parkiran barat, pasti dapat saja jualan,” terangnya.

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta yang melihat secara langsung sepinya plaza kuliner dan cenderamata Goa Lawah mengajak masyarakat untuk berlibur ke Pantai Goa Lawah.

Dia juga mengajak remaja yang memiliki hobi bermusik untuk meramaikan pantai tersebut sehingga mengundang keramaian yang akan berdampak pada pendapatan para pedagang di sana.

“Tempat ini bagus sekali. Sudah ditata seperti restoran. Apalagi langsung bisa lihat keindahan pantai,” tandasnya.

Sementara terkait aktivitas parkir yang langsung ke Pura Goa Lawah, Kepala Dinas Pariwisata Klungkung, Ni Made Sulistiawati mengaku akan menggelar pertemuan dengan Dinas Perhubungan, Satpol PP, pihak Pemerintahan Desa Pesinggahan, desa adat, pecalang, Badan Usaha Milik Desa Adat untuk membahas hal tersebut.

Sehingga ada ketegasan dalam penertiban parkir. “Nanti kami akan bertemu untuk membicarakan masalah parkir ini. Kalau parkirnya tertib di sisi timur plaza, tentunya pengunjung akan melewati plaza dan kemungkinan akan tertarik untuk berbelanja. Sehingga para pedagang dapat jualan,” tandasnya. [dewa ayu pitri arisanti/radar bali]

  Editor : Hari Puspita
#plaza kuliner #pedagang di goa lawah #objek wisata goa lawah #kios kuliner goa lawah