Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Ini Dia, Sosok Perajin Dandang di Balik Nikmatnya Bakso di Pasar Tabanan

Juliadi Radar Bali • Sabtu, 22 Juni 2024 | 21:15 WIB
TEKUN : I Nengah Subagia, perajin dandang bakso di Pasar Tabanan. (juliadi/radar bali)
TEKUN : I Nengah Subagia, perajin dandang bakso di Pasar Tabanan. (juliadi/radar bali)

Pria ini sudah mulai uzur. Sudah menginjak kepala tujuh, namun pekerjaan sebagai pembuat hingga tukang servis dandang bakso dan peralatan dapur masih dilakoni I Nengah Subagia,  di Pasar Tabanan.

DI tahun 2024 ini, I Nengah Subagia sudah 50 tahun sebagai pengerajin dandang ternyata ia mampu bertahan, karena hasil dandang bakso dibuat masih diminati.

Lantai dua paling ujung sebelah timur menjadi lokasi ruko yang di tempati I Nengah Subagia. Ruko itu yang berjarak tak jauh dari Kantor Pasar Tabanan itu menjadi rumah keduanya bagi pria berusai 74 tahun asal Banjar Dinas Pangkung Anyar, Desa Delod Peken, Tabanan,  untuk melakukan aktivitas sebagai pengerajin sekaligus tukang servis dandang. 

 Baca Juga: Gas Bocor, Warung Bakso di Tabanan Ludes Terbakar

Saat ditemui Jumat (21/6/2024), Subagia tampak membuat dandang bakso berbahan plat lembaran alumunium dengan berbagai peralatan lengkap.

Selain itu deretan alat-alat dapur seperti panci, sutil dan lainnya tampak menggantung di ruko miliknya.

Sepertinya ia menolak punah meski saat ini zaman sudah berubah dengan segala peralatan dapur yang serba modernisasi. Apalagi sekarang ini tidak banyak dari masyarakat yang menukuni profesi sebagai pembuat dandang. 

"Saya ini sudah 50 tahun lebih bekerja jadi perajin pembuat dandang bakso. Sejak tahun 1973 lalu. Ini saja sudah tiga kali pindah tempat di Pasar Tabanan dari ruko paling bawah hingga ke ruko atas," ujar I Nengah Subagia. 

 

Ia bercerita mulai menekuni sebagai satu-satu pengerajin pembuat dandang bakso di Pasar Tabanan sejak usai masih kecil. Dulunya ia belajar secara otodidak. Bahkan bahan untuk membuat dandang bakso bukan dari bahan alumunium seperti sekarang ini. Melainkan berbahan seng plat. 

"Dandang bakso dulu bahannya dari seng plat dan harga masih 15 rupiah. Kalau dari seng lumayan keras dan cukup waktu lama membuatnya. Sekarang mah proses cepat," ungkapnya. 

Meski bahan pembuatan dandang bakso dari alumunium saat ini, namun cara pembuatan harus ia belajar kembali. Pasalnya pembuatan dandang bakso dari alumunium harus tepat cara mengukurnya. 

"Salah ukur bisa tidak simetris dandang bakso yang saya buat. Kalau banyak pesanan sehari bisa 20 buah dandang bakso ukuran standar saya buat," akunya. 

Soal dirinya masih bertahan sebagai pengerajin pembuatan dandang bakso, dandang nasi, subluk, panci dan peralatan memasak dapur lainnya. 

I Nengah Subagia menyebut di samping karena pekerjaan utama dan penghasil ekonomi bagi keluarganya. Kemudian juga mempertahankan kualitas dandang yang ia buat. 

Selain itu karena masih adanya pelanggan yang setiap datang ke lokasi rukonya untuk meminta pembuatan dandang dan servis. Bahkan ia rela mengantarkan pesananannya bersama anaknya ke lokasi rumah pelanggan. 

"Syukurnya masih ada pelanggan yang setia. Pelanggan sekitar Tabanan saja seperti daerah Kediri, Bajera Selemadeg, Kerambitan, Marga ada pula dari Mengwi Badung," ucapnya. 

Diakui I Nengah Subagia, saat ini memang penjualan dandang bakso miliknya tidak begitu ramai. Karena dipengaruhi oleh adanya alat-alat dapur yang sudah modern. Juga faktor  

"Kalau dulu tahun 80-an sampai 20-an masih banyak pembeli datang. Sekarang ini sudah turun, apalagi saat Covid-19 penjualan turun drastis," ungkap Subagian. 

Ia menambahkan untuk dandang bakso yang ia jual bervariasi mulai dari 120 hingga 30 ratus ribu, karena dandang bakso harga jualnya tergantung dari ukuran.

"Nah untuk sekrang ini kalau ada pelanggan yang pesen baru saya baru. Bahkan saya buat pula dandang upacara," pungkasnya. [*]

 

Editor : Hari Puspita
#bakso #tabanan #Perajin