Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Bereksplorasi Lagi, Kali Ini Iluh Bali Suguhkan “Love Is Us” di UVJF 2024 dan Siap Menebar Energi Cinta

Ni Kadek Novi Febriani • Kamis, 25 Juli 2024 | 11:44 WIB
TERUS BEREKSPLORASI: Sebagian dari karya-karya Iluh Bali dan seniman lain pada even Ubud Village Jazz Festival (UVJF) 2023 lalu. (Istimewa)
TERUS BEREKSPLORASI: Sebagian dari karya-karya Iluh Bali dan seniman lain pada even Ubud Village Jazz Festival (UVJF) 2023 lalu. (Istimewa)

Mereka yang menyebut diri sebagai kelompok perempuan yang berkesenian di Bali, Iluh Bali Art Group, kembali ambil bagian dalam pagelaran Ubud Village Jazz Festival (UVJF). Kali ini dengan tema “Love Is Us” yang mengisyaratkan energi cinta kasih kepada sesama.

BILA tak ada aral melintang, acara berlangsung 2-3 Agustus 2024 di STHALA Ubud Portfolio Hotel by Marriot. Kolaborasi ini mengusung tema Love Is Us.

Untuk pilihan tema Love Is Us merupakan sebuah harapan baik yaitu “Terberkatilah”. Yakni bermuatan tentang niat yang baik untuk saling mendoakan dan mendukung satu dengan lainnya. Terberkatilah kamu, aku, dia, mereka, kalian dan kita semua.

Iluh Bali kali ini menampilkan karya seni berupa lampion yang akan dipamerkan dan menghiasi sudut-sudut area dimana UVJF berlangsung, dengan total lampion mencapai 110 buah, hasil karya dari 79 seniman.

 Iluh Bali turut menggandeng seniman lain yang berasal dari berbagai latar belakang bidang keahlian seni, gender, lintas usia, mulai dari seniman yang baru memulai karir hingga seniman profesional.

“Bagi Iluh Bali, semua orang berhak mendapatkan kesempatan berkesenian yang sama dan untuk selalu berbuat baik tanpa kawatir dengan sekat-sekat sosial yang ada,” ujar penanggung jawab Iluh Bali Dyah Ayu Wulandari, Kamis (25/7/2024), saat jumpa pers di Ubud.

Bagi Wulan, semangat berkarya dan berbagi oleh para seniman serta semua pihak yang terlibat, memperlihatkan bahwa seni dapat menjadi media untuk saling menghubungkan satu dengan lainnya. Selain itu, lanjut Wulan, seni tidaklah jauh dari hal-hal kemanusiaan yang dapat berdampak langsung kepada masyarakat.

Seluruh karya diperjualbelikan sampai dengan tanggal 3 Agustus 2024 baik melalui online maupun offline saat event UVJF berlangsung. Sebagian dari hasil penjualan karya-karya tersebut akan disumbangkan kepada Yayasan Peduli Kanker Anak Bali (YPKABALI). Adapun, katalog karya bisa dilihat pada akun Instagram @iluhbali_

Dalam kesempatan ini, Wulan memberi judul pada karyanya “Momentum” dan “Lekat”. Ada pula karya dari seniman lain, seperti Mira El Amir, Sandat Wangi, Kadek Novi Sumariani, Lampu Rio, Evekoss, Puhan Ayu, Ayu Sri Rejeki, Pansaka, hingga Geofany Tambunan.

 

Tentang UVJF

Ubud Village Jazz Festival (UVJF) adalah festival musik di lingkungan artistik Ubud Bali, Indonesia. UVJF merupakan sebuah festival jazz yang lahir dari panggung komunitas pada 2010 dan kental dengan idealisme serta kreativitas musisi dan pendirinya, yang notabene adalah pekerja seni yang bermukim di Bali.

UVJF merupakan event destinasi jazz Asia dan sebagai magnet pariwisata, kreatif, edukasi musik jazz. Semenjak 2013, UVJF dilaksanakan dengan taraf internasional. Festival ini diorganisir oleh generasi muda lokal Bali dengan melibatkan berbagai bisnis lokal di semua lini, dari alat musik musisi hingga kostum batik, desain hingga seni rupa.

Event ini mengusung konsep “go green” dengan melarang penggunaan plastik sekali pakai untuk stan makanan dan bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk pengolahan dan pemilahan sampah.

 

Tentang YPKABALI

Rumah singgah bagi anak-anak penderita kanker ini berdiri pada tahun 2013. Yayasan Peduli Kanker Anak Bali (YPKABALI) telah membantu ratusan anak penderita kanker. Selain menjadi rumah singgah, anak-anak dan orangtua sebagai pendamping juga tinggal di sini selagi menjalani pengobatan kanker.

“Kami percaya bahwa setiap anak Indonesia yang menderita kanker berhak memperoleh pengobatan dan perawatan terbaik, termasuk hak belajar dan bermain meskipun mereka dalam keadaan sakit.” -YPKABALI. [*]

 

Editor : Hari Puspita
#seni #cinta kasih #pameran #ubud